22 Apr 2015

Konferensi Asia - Afrika Antara Ada dan Tiada

Hal ini jelas hanya pencitraan yang tidak melihat reality dan feasibility. Padahal faktanya, Jokowi menaikkan BBM atas tekanan IMF. (Googling keyword: Jokowi IMF BBM)
Kedua, Presiden Iran Rouhani menggalakkan kampanye melawan ekstrimis. Terlihat sekali kampanyenya hanya ingin memukul rata semua pihak yg melawan Ajaran Syiah.
Ketiga, KAA tidak lebih dari ajang nostalgia ini dijadikan tempat kampanye dari misi masing-masing negara, serta ajang khususnya bagi China dalam merebut pengaruh di Pasar Asia Afrika , apalagi melihat potensi kekuatan ekonomi China dalam skala global yang telah mendapuk dirinya sebagai ekonomi terbesar di Dunia, PDB china USD 17,6 Triliun sedangkan PDB USA sebesar USD 17,4 Triliun (katadata, 2014).
Keempat, memerdekakan palestina tanpa ruh kekuatan dan keseriusan. Kalau Joko Wi serius, maka rezimnya harus buka hubungan dengan Hamas sebagai entitas yang didukung rakyat palestina, bukan malah menolaknya untuk buka kantor di Jakarta. Sumber: islampos.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: