25 Okt 2013

Catatan Oransbari - Papua Barat

Suatu kebanggan tersediri, jalan-jalan ke daerah selatan Manokwari bersama rektor ISTI dan tentunya bangga karena gratis. Semua ditanggung, mulai dari makan, transport, penginapan, lengkap sudah. Satu lagi yang tidak kalah senangnya, ada amplopnya. Daerah ini dinamakan Oransbari. Sedikit kaku menyebutnya. Kalau dari Kota Manokwari, kita harus bersabar selama 2 jam lebih baru bisa sampai. Namun, dua jam itu tak terasa, mata kita akan dimanja dengan keindahan alam. Sebelah kanan kita dapat melihat indahnya hutan asri, pohon sebesar drum, warga asli yang memanjakan hewan perliharaan. Sebelah kiri, suara ombak memecah kegaduhan. Maklum, jalan raya yang kita lalui berada di pesisir laut.
Jalan penuh tantangan, bukannya sempit tapi karena tidak terurus. Jalanan dipenuhi semak belukar yang hampir menutupi badan jalan. Belum lagi kalau ada pohon yang menghadang. Nah, yang satu ini, kadang memang disegaja oleh warga setempat. Menurut teman, disini memang begitu, ada sebagian warga yang suka memalang, kemudian minta uang. Belum lagi, kalau ada hewan peliharaan yang tertabrak, tidak tanggung-tanggung meraka menyebut juta. Walaupun hewan peliharaan itu hanya seekor anak ayam ataukah anjing kurus kerempeng. 
16 Okt 2013

Formasi CPNS Kabupaten Enrekang 2013

Formasi CPNS Kabupaten Enrekang 2013
Guru Kelas (S1 PGSD) : 28 orang
Guru Agrobisnis Produksi Ternak (S1 Pendidikan Agrobisnis Produksi Ternak/ S1 Agribisnis Produksi Ternak dan Akta IV) : 1 orang
Guru Teknik Elektronika (S1 Pendidikan TeknikLas/S1 Teknik Las dan Akta IV) : 1 orang
Guru Teknik Elektro (S1 Pend. Teknik Elektro Arus Lemah / S1 Teknik Elektro Arus Lemah dan Akta IV) : 1 orang.

Infor lengkap klik link berikut : http://enrekangkab.go.id/

PELANTIKAN BUPATI ENREKANG PERIODE 2013-2018

Pelantikan bupati Enrekang terpilih periode 2013-2018 oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo rencananya akan berlangsung, Kamis (17/10/2013). Rencananya, sebagaimana diberitakan media online Tribun timur, turut hadir dalam acara pelantikan tersebut adalah Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin.

Selain diusung Partai Demokrat, Muslimin Bando dan Amiruddin juga diusung Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional. Pelantikan Muslimin Bando dan Amiruddin ini menggantikan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, La Tinro La Tunrung dan Nurhasan.

Penetapan pasangan nomor urut 3, Muslimin Bando, M Amiruddin, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, berdasarkan hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum Enrekang pada hari Kamis (5/09/2013).

KPU Kabupaten Enrekang menetapkan perolehan suara sebagai berikut :
Pasangan Nomo Urut 1 : Mustamin Amir, Mahmud Kammane (Mutiara), berhasil meraih 5,321 suara, atau 4,77 persen.

Nomor urut 2 : Ridwan Abdullah, Mudzakkir (Ridhamu), 7,554 suara, atau 6,78 persen.

Nomor urut 3 : Muslimin Bando, M Amiruddin (MBA), mencapai perolehan suara tertinggi, yaitu 62,096 suara, atau 55,72 persen.

Nomor urut 4 : Saleh Rahim, Kasmin Karumpa (SIKAP), menempati posisi ke dua, dengan perolehan 36,470 suara, atau 32,73 persen.


Referensi : http://makassar.tribunnews.com/
Sumber Gambar : http://makassar.tribunnews.com/foto/bank/images/muslimin-bando.jpg
3 Mei 2013

Cara membuat Gambar / Lambang Transparan

Gambar atau lambang biasanya disisipkan pada template sertifikat atau spanduk biar kelihatan menarik. Gambar yang disipkan ke dalam template biasanya harus dibuat transparan agar backroundnya yang warna putih tidak ikut. Nah, untuk jelasnya perhatikan gambar di bawah ini: 
Gambar 1. Lambang dengan menggunakan transparansi

Gambar 2. Lambang tanpa transparansi

Pada gambar di atas, tampak perbedaan gambar yang menggunakan efek transparansi. Sekarang, berikut langkah membuat efek transparansi pada Corel Draw: 
Langkah 1

Klik menu file kemudian pilih Export ... atau tekan Ctrl + E pada keyboard. Catatan: lambang atau gambar yang akan diexport harus berekstensi cdr atau lambang yang dibuat pada corel draw. 

Langkah 2

Tampilan Export seperti gambar di atas. Pilih ekstensi PNG - Portable Network Graphics (*.png) pada bagian Save as Type. 


Langkah 3

Langkah terakhir, centang Transparent background seperti pada gambar di atas. 

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana membuat gambar / lambang transparan yang terlanjur berekstensi jpg? Semoga pada kesempatan selanjutnya akan penulis bahas. Ok, semoga bermanfaat. 











Cara Mendapatkan kasih sayang Allah

Mengulang perkataan ustadz pada jumatan hari ini, berikut saya sampaikan cara mendapatkan kasih sayang Allah. Caranya, milikilah sifat tawadhu atau rendah diri. Merendahkan diri (tawadhu’) adalah sifat yang sangat terpuji di hadapan Allah dan juga di hadapan seluruh makhluk-Nya. Setiap orang mencintai sifat ini sebagaimana Allah dan Rasul-Nya mencintainya. Sifat terpuji ini mencakup dan mengandung banyak sifat terpuji lainnya.

Tawadhu’ adalah ketundukan kepada kebenaran dan menerimanya dari siapapun datangnya baik ketika suka atau dalam keadaan marah. Artinya, janganlah kamu memandang dirimu berada di atas semua orang. Atau engkau menganggap semua orang membutuhkan dirimu.

Lawan dari sifat tawadhu’ adalah takabbur (sombong), sifat yang sangat dibenci Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah mendefinisikan sombong dengan sabdanya:
“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan menganggap remeh orang lain.” (Shahih, HR. Muslim no. 91 dari hadits Abdullah bin Mas’ud )

Jika anda mengangkat kepala di hadapan kebenaran baik dalam rangka menolaknya, atau mengingkarinya berarti anda belum tawadhu’ dan anda memiliki benih sifat sombong.

Read more: http://abuayaz.blogspot.com/2010/06/tawadhu-lawan-dari-kesombongan.html#ixzz2SDKkAeQ4
1 Mei 2013

Inilah Calon / Bakal Calon Bupati Enrekang 2013 - 2018 (1)

1. Muslimin Bando dan Amiruddin (MBA)

Pasangan yang mempopulerkan tag line MBA resmi mendaftarkan diri di KPU pada hari Rabu, 1 Mei kemarin. Pasangan ini mengendarai beberapa partai besar, yaitu ; Golkar, PAN, PDIP, Demokrat , Hanura, Serta Nasdem. Pada acara deklarisanya tersebut, konon dihadiri sekitar 20 rb massa. Semoga tidak gagal lagi seperti pada pemilukada 2008 lalu. 

2. Ridwan Abdullah - Muzakkir (RidhaMu)
Belum pasti kapan pasangan ini akan mendaftar di KPU. Namun, berbagai spanduk memperlihatkan bahwa pasangan ini dalam waktu dekat turut andil dalam pemilukada yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang. Menurut berbagai sumber, pasangan ini akan diusung oleh partai PPP. Pasangan RidhaMu yakin bahwa Kabupaten Enrekang membutuhkan kader akademisi bersama birokrat. 

3. Saleh Rahim - Kasmin Karumpa
Pasangan terakhir yang katanya akan mendaftar di KPU adalah Saleh Rahim dan Kasmin Karumpa. Kabar ini diyakinkan oleh sms yang beredar. 

Acuan Hardiknas, Ki Hadjar Dewantara atau KH Achmad Dahlan?

Oleh: Artawijaya*
Sumber : eramuslim.com
Dibanding Ki Hadjar Dewantara dan Taman Siswa-nya, KH. Achmad Dahlan dan Persyarikatan Muhammadiyahnya lebih memiliki peran besar dalam pendidikan nasional. Ki Hadjar bercorak kebatinan dan barat, sedangkan Kiai Dahlan bercorak Islam dan nasional.

Setiap tanggal 2 Mei pemerintah Republik Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Peringatan ini merujuk pada hari lahir tokoh nasional Soewardi Soerjaningrat alias Ki Hadjar Dewantara, pendiri perguruan Taman Siswa. Soewardi merupakan anak dari Paku Alam IV yang dilahirkan di Yogyakarta, 2 Mei 1889. Garis keturunannya berasal dari elit keraton yang memegang teguh ajaran kebatinan Jawa.
Perguruan Taman Siswa yang digagas dan dikelola oleh Ki Hadjar Dewantara didirikan di Yogyakarta pada 3 Juli 1922. Selain Ki Hadjar Dewantara, tokoh Taman Siswa lainnya adalah Ki Sarmidi Mangoensarkoro. Taman Siswa adalah lembaga pendidikan bercorak kebangsaan, kebatinan, dan mengadopsi nilai-nilai barat yang pertama di Indonesia dan didirikan oleh warga pribumi.
Ketika mendirikan Taman Siswa, Ki Hadjar Dewantara banyak terpengaruh pemikiran Rabindranath Tagore (ahli pendidikan dan ilmu jiwa dari India yang menjadi rujukan anggota Theosofi), Maria Montessori (ahli pendidikan dari Italia), dan Rudolf Steiner (pendiri Antrophosophy Society). Melihat dari tokoh-tokoh yang menjadi rujukan Ki Hadjar dalam mendirikan Taman Siswa, jelaslah bahwa lembaga yang didirikannya bercorak barat dan mengusung asas humanisme.
Rabindranath Tagore adalah tokoh yang tulisan-tulisannya banyak tersebar di media massa milik kelompok Theosofi. Tagore memiliki konsep pendidikan ”bebas” dan ”merdeka”, yaitu bahwa pendidikan adalah semata-mata dijadikan alat dan syarat untuk memperkokoh hidup kemanusiaan sedalam-dalamnya. Konsep ”bebas” dari Tagore adalah bebas dari ikatan apapun, sedangkan konsep ”merdeka” adalah bebas mewujudkan ciptaan berupa apapun dan hanya hanya boleh terikat oleh kodrat alam dan zaman.
Sedangkan Maria Montessori mempunyai konsep pendidikan dengan mementingkan hidup jasmani peserta didik dan mengarahkan mereka pada kecerdasan budi. Dasar utama pendidikan, menurut Montessori, adalah kebebasan dan spontanitas untuk mendapatkan kemerdekaan yang seluas-luasnya. Asas kemanusiaan, jelas sangat kental dalam konsep Tagore dan Montessori yang dijadikan rujukan oleh Ki Hadjar Dewantara. Sementara Rudolf Steiner yang juga menjadi rujukan Ki Hadjar, adalah sosok yang mengembangkan doktrin-doktrin mistik, okultisme, dan spiritualisme abad 20 terutama di kalangan Kristen.
Corak pendidikan Taman Siswa hampir sama dengan Arjuna School, sekolah yang didirikan kelompok Theosofi di Indonesia, yang mempunyai pemahaman bahwa dasar dari semua sistem pendidikan yang dijalankan adalah kemerdekaan budi pekerti dan keterampilan. Tidak ada sama sekali tercantum soal dasar Ketuhanan yang dijadikan pijakan. Arjuna School pada masa lalu juga menjadi lembaga pendidikan favorit dan tersebar di beberapa wilayah di Jawa.
Meski tak setenar nama Ki Hadjar Dewantara, nama Ki Sarmidi Mangoensarkoro yang juga pendiri Taman Siswa, juga diabadikan oleh pemerintah sebagai nama sebuah jalan di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Pemerintah menganggap Ki Sarmidi sebagai tokoh pendidikan, disamping tokoh-tokoh lainnya. Padahal, dalam buku ”Pengantar Goeroe Nasional” Ki Sarmidi yang merupakan anggota Theosofi, banyak mengambil pemikiran George Syndey Arundale, Presiden Theosofi Internasional ketiga setelah Annie Besant. Sungguh aneh, organisasi Theosofi yang secara resmi pernah dilarang oleh pemerintah, namun pemikiran para tokohnya masih dianggap memiliki peran penting bagi pendidikan bangsa ini.
Paham Kebatinan, Landasan Berdirinya Taman Siswa
Dalam buku ”Perkembangan Kebatinan di Indonesia” Allahyarham Buya Hamka menyatakan bahwa Taman Siswa adalah gerakan abangan, klenik, dan primbon Jawa, yang menjalankan ritual shalat daim. Dalam kepercayaan kebatinan, shalat di sini bukan bermakna ritual seperti yang dijalankan umat Islam, tetapi shalat dalam pengertian kebatinan, yaitu menjalankan kebaikan terus menerus. Inilah yang dimaksud dengan shalat daim. Sedangkan Bung Karno menyebut apa yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara adalah berangkat dari panggilan mistik.
Sebuah small group discussion yang membicarakan tentang kebatinan, yang diselenggarakan setiap Selasa Kliwon dan dipimpin oleh Pangeran Soeryamentaram adalah cikal bakal berdirinya Taman Siswa. Peserta diskusi kebatinan ini mendapat sebutan ketika itu dengan “Gerombolan Seloso Kliwon”. Mereka adalah, Ki Hadjar Dewantara, R.M Soetatmo Soerjokoesoemo, R.M.H Soerjo Poetro, Ki Pronowidigdo, Ki Sutopo Wonoboyo, Ki Surjodirjo, BRM Subono, dan Pangeran Soeryamentaram.
Setiap pertemuan, mereka mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan kebatinan, yaitu usaha untuk “membahagiakan diri, membahagiakan bangsa, dan umat manusia.” Inilah yang menjadi asas Taman Siswa, yaitu perpaduan antara pendidikan barat dan kebatinan dalam mewujudkan suatu kemerdekaan batin, kemerdekaan pikiran, dan kemerdekaan tenaga.
Taman Siswa mengamalkan apa yang mereka sebut sebagai Panca Dharma alias Lima Pengabdian, yaitu:Kemerdekaan, Kodrat Alam, Kebudayaan, Kebangsaan, dan Kemanusiaan. Tak adanya diktum yang menyebutkan pengabdian terhadap Ketuhanan inilah yang menyebabkan timbulnya kecurigaan dari kalangan umat Islam saat itu bahwa Taman Siswa jauh dari nilai-nilai Ketuhanan dan anti terhadap agama.
Diantara yang mengertik asas dan cita-cita Taman Siswa adalah Mingguan Abadi, media massa yang dikelola oleh para aktivis Masyumi. Dalam artikelnya, Abadi menilai tidak dicantumkannya soal ketuhanan mencerminkan bahwa Taman Siswa jauh dari kepercayaan terhadap ketuhanan dan lebih mementingkan kemanusiaan. Taman Siswa juga dinilai mengabaikan sila Ketuhanan yang tercermin dalam ideologi negara, Pancasila.
Seorang residen Belanda, Janquire, juga dengan tegas menyatakan bahwa cita-cita Taman Siswa “anti-Tuhan” dan “anti-agama”. Tudingan Janquire dianggap sebagai propaganda adu domba yang bertujuan memojokkan Taman Siswa. Untuk membantah tudingan mingguan Abadi dan Janquire, Taman Siswa melalui seorang aktifisnya bernama Muhammad Tauchid kemudian membuat bantahan dan klarifikasi dalam sebuah pidato yang cukup memukau para anggotanya. Tauchid menepis segala tudingan miring terhadap Taman Siswa dan meyakinkan masyarakat bahwa organisasi mereka tidak akan mengabaikan nilai-nilai ketuhanan.
Kecurigaan terhadap asas dan keyakinan Taman Siswa yang dianggap jauh dari nilai Ketuhanan dan lebih mementingkan kebatinan dan kemanusiaan, itu tak berlebihan. Sebab dalam beberapa pidato para petinggi Taman Siswa, termasuk pemikiran pendirinya Ki Hadjar Dewantara, corak kebatinan dan Theosofi begitu kental terasa. Hal ini diperkuat lagi, ketika Taman Siswa menyatakan bahwa dalam menjalankan roda pendidikannya, mereka menggunakan “Tiga Sistem Among”, yaitu:Mengabdi kepada prikemanusiaan, membangun kepribadian sesuai kodrat alam, dan membangun kemerdekaan. Sekali lagi, tidak disebut sedikitpun tentang Ketuhanan.
Mereka yang tergabung dalam Taman Siswa sering disebut “Keluarga Besar yang Suci” yang mempunyai sikap lahir dan batin. Dan Ki Hadjar Dewantara mendapat julukan sebagai “Bapak dari Keluarga Besar yang Suci.” Istilah-istilah ini jelas mengingatkan kita pada Theosofi. Melihat dari corak dan asas Taman Siswa, jelas lembaga pendidikan ini sesuai dan sejalan dengan cita-cita tertinggi Theosofi dan Freemason, yaitu menjadikan nilai-nilai kemanusiaan (humanisme) sebagai nilai tertinggi diantara nilai-nilai lain, bahkan nilai Ketuhanan.
Pengabdian terhadap kemanusiaan yang bersumber dari pengamalan kebatinan dan perilaku lahir yang sesuai dengan nilai-nilai universal tentang kebaikan, itulah yang menjadi tujuan Taman Siswa. Persis seperti ungkapan tokohnya, Ki Sarmidi Mangoensarkoro, yang mengatakan, ”Kita harus tetap mempunyai paham hidup kebatinan yang luhur, tetapi di dalam aturan hidup lahir…tujuan hidup yang menomorsatukan kebatinan yang luhur itu sekarang harus direalisasikan dalam perbuatan dunia kelahiran.”
Mengapa Bukan KH Achmad Dahlan dan Muhammadiyah?
Dibanding Ki Hadjar Dewantara dan Taman Siswa-nya, kiprah KH. Achmad Dahlan dan Muhammadiyah lebih berperan dalam memajukan pendidikan nasional. Achmad Dahlan kental dengan corak pemikiran Islam dan nasionalis, anti kolonialisme, tidak terpengaruh paham barat, dan mengembangkan lembaga pendidikan untuk mengantisipasi besarnya arus Kristenisasi pada masa itu yang dibawa oleh lembaga-lembaga pendidikan yang didirikan oleh pemerintah kolonial.
Sejarawan Abdurrachman Surjomihardjo dalam buku sejarah Kota Yogakarta Tempoe Doeloe menjelaskan keprihatinan KH Achmad Dahlan dengan tumbuh suburnya pendidikan netral bercorak barat, yang dikelola oleh Gerakan Kemasonan (Freemason). Selain itu, Kiai Dahlan juga prihatin dengan maraknya sekolah-sekolah Kristen yang mendapat subsidi pemerintah Belanda, yang kerap melakukan upaya kristenisasi. Semua sekolah-sekolah ini, selain mendapat dukungan pemerintah kolonial, juga mendapat dukungan elit pemerintahan setempat yang kebanyakan sudah berada dalam pengaruh Gerakan Kemasonan dan Theosofi.
Dukungan pemerintah kolonial terhadap sekolah-sekolah milik Gerakan Kemasonan dan Kristen adalah upaya untuk mendirikan sekolah pribumi yang mampu bersaing dengan pesantren yang menjadi basis pendidikan umat Islam. Tujuan pendidikan netral yang didirikan oleh Gerakan Kemasonan dan menjamurnya sekolah-sekolah Kristen tak lain adalah upaya mematikan peran pesantren. Pendidikan netral bertujuan menumbuhkan jiwa loyalitas masyarakat pribumi terhadap pemerintah kolonial atau mengubah anak-anak elit Jawa menjadi ”bangsawan holland denken” (bangsawan yang berorientasi kebelandaan).
Sebab-sebab berdirinya Muhammadiyah selain faktor internal, yaitu umat Islam tidak lagi memegang teguh tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan merajalelanya kemusyrikan, juga disebabkan faktor eksternal, yaitu kesadaran akan bahaya yang mengancam akidah umat Islam yang disebabkan oleh upaya Kristenisasi yang marak saat itu. Faktor eksternal lainnya adalah, merebaknya kebencian di kalangan intelektual saat itu yang menganggap Islam sebagai agama kolot, tidak sesuai zaman. Dan yang terpenting dari sebab berdirinya Muhammadiyah adalah upaya untuk membentuk masyarakat dimana di dalamnya benar-benar berlaku ajaran dan hukum Islam.
Dengan berdirinya Muhammadiyah, KH Achmad Dahlan dan beberapa aktivis Islam lainnya berusaha melakukan dakwah dalam bidang pengajaran dan membendung usaha-usaha Kristenisasi yang didukung oleh pemerintah kolonial lewat kebijakan Kerstening Politiek (Politik Kristensiasi) yang dimulai pada tahun 1910 oleh kelompok konservatif di Nederland dan dilaksanakan oleh Gubernur Jenderal A.W.F Idenburg. Diantara kebijakan Kerstening Politiek adalah dikeluarkannya ”Sirkuler Minggu” dan ”Sirkuler Pasar” yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal pada 1910. Sirkuler Minggu menegaskan bahwa tidak patut mengadakan perayaan kenegaraan pada hari Minggu. Kegiatan pemerintahan pada hari Minggu diliburkan. Sirkuler Pasar melarang diadakannya hari pasaran pada hari Minggu.
Dr. Alwi Shihab dalam disertasinya menjelaskan bahwa berdirinya Persyarikatan Muhammadiyah adalah upaya membendung arus dari upaya gerakan Kristenisasi dan Freemasonry. Alwi menyatakan, Freemasonry di Indonesia digerakkan oleh orang-orang Kristen yang sadar diri dan sangat peduli terhadap penyebaran Injil. Mereka melakukan upaya Kristenisasi, termasuk tentu saja mempropagandakan ajaran-ajaran Freemasonry. ”Lembaga ini (Freemason, pen) telah berhasil menggaet berbagai kalangan Indonesia terkemuka, dan dengan demikian mempengaruhi berbagai pemikiran berbagai segmen masyarakat lapisan atas… Merasakan bahwa perkembangan Freemasonry dan penyebaran Kristen saling mendukung, kaum Muslim mulai merasakan munculnya bahaya yang dihadapi Islam… Dalam upayanya menjaga dan memperkuat iman Islam di kalangan Muslim Jawa, (Ahmad) Dahlan bersama-sama kawan seperjuangannya mencari jalan keluar dari kondisi yang sangat sulit ini. Untuk menjawab tantangan ini, lahirlah gagasan mendirikan Muhammadiyah.Dari sini, berdirinya Muhammadiyah tidak bisa dipisahkan dari keberadaan dan perkembangan pesat Freemasonry.”
Selain jawaban terhadap upaya Gerakan Kemasonan dan Kerstening Politik, berdirinya Muhammadiyah juga sebagai respon dari berbagai pelecehan terhadap Islam yang dilakukan oleh para aktivis kebangsaan yang tergabung dalam Boedi Oetomo. Dengan bahasa sindiran, Muhamadiyah menyatakan, ”Jika agama berada di luar Boedi Oetomo, maka sebaliknya Politik berada di luar Muhammadiyah.” Demikian khittah perjuangan Muhammadiyah pada awal-awal berdirinya.
Tinta sejarah memang ditentukan oleh mereka yang berkuasa. Termasuk tentang siapa yang dianggap berperan dan pantas dijadikan acuan dalam pendidikan nasional. Padahal, Persyarikatan Muhammadiyah berdiri lebih dulu, yakni pada 1912, dibandingkan Taman Siswa yang berdiri sepuluh tahun kemudian, pada 1922. Muhammadiyah masih berperan penting dalam lembaga pendidikan hingga kini dan tersebar hampir di seluruh pelosok Nusantara, sementara Taman Siswa sudah meredup dan nyaris tak terdengar kiprahnya. Jika dilihat dari waktu lahirnya, Achmad Dahlan lebih dulu, yakni pada 1868, sedangkan Ki Hadjar Dewantara baru lahir pada 1889.
Tulisan ini adalah upaya mendorong kepada masyarakat untuk melihat sejarah dengan kaca mata yang jernih dan jujur, bukan dengan kacamata kekuasaan yang sarat dengan kepentingan. Setelah membaca tulisan ini, silakan masyarakat menilai, mana yang lebih pantas dijadikan acuan memperingati Hari Pendidikan Nasional. Apakah semata-mata karena bercorak Islam, peran KH Achmad Dahlan tak dijadikan sebagai acuan pendidikan nasional? Padahal, seperti kata Buya Hamka, Islam adalah jati diri yang mengakar dalam bangsa ini.
*Penulis buku ”Gerakan Theosofi di Indonesia”, Pustaka Al-Kautsar, 2009 dan ”Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara”, Pustaka Al-Kautsar 2010
Sumber Rujukan:
  1. Irna H.N Hadi Soewito, Soewardi Soerjaningrat dalam Pengasingan, Jakarta: Balai Pustaka, 1991
  2. Bambang S Dewantara, 100 Tahun Ki Hadjar Dewantara, Jakarta: Pustaka Kartini, 1989
  3. Abdurrachman Surjomihardjo, Ki Hadjar Dewantara dan Taman Siswa dalam Sejarah Indonesia Modern, Jakarta:Sinar Harapan, 1986
  4. Kenji Tsuchiya, Democracy and Leadership: The Rise of The Taman Siswa Movement in Indonesia, University of Honolulu Press, 1987
  5. Taman Siswa dan Sila Ketuhanan, Madjelis Luhur Persatuan Taman Siswa: Yogyakarta, 1972
  6. Hamka, Perkembangan Kebatinan di Indonesia, Jakarta:Penerbit Bulan Bintang, 1974. Cet.Kedua
  7. K.H.A Dahlan Amal dan Perdjoangannja,Djakarta:Depot Pengadjaran Mohammadijah,1968.
23 Apr 2013

Musim Hujan, Tanah Longsor di Cakke Enrekang

Memasuki musim hunjan tahun ini, jalan poros Enrekang rawan bencana tanah longsor. Menurut pengalaman tahun-tahun kemarin, daerah yang paling rawan bencana adalah jalan poros setelah kota Enrekang sampai daerah atas, daerah Duri. 


Tak hayal, hujan deras yang mengguyur Enrekang sejak akhir pekan ini, menyebabkan longsor di Cakke, Kecamatan Anggeraja. Jalan yang menghubungkan daerah itu ke ibu kota kabupaten dan sebaliknya ke Tanah Toraja mengalamai gangguan. 

Sampai tadi pagi, Rabu, 24/4 belum terlihat tanda-tanda gundukan tanah bercampur bebatuan  dipindah dari badan jalan.  
21 Apr 2013

Ratusan Siswa di Enrekang mengerjakan soal UN hasil fokopi

Ratusan Siswa di SMA Negeri  1 Enrekang, Kabupaten Enrekang terpaksa harus menggunakan naskah soal hasil fotokopi, karena sampai hari pelaksanaan belum kunjung menerima naskah soal dari pemerintah pusat.
Kepala SMA Negeri 1 Enrekang, M. Hasbi dalam pernyataannya di depan pengawas ruang, naskah soal terpaksa difotokopi karena jatah naskah soal untuk SMA Negeri 1 Enrekang tidak ada dari pusat. “Sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada, kami terpaksa mempotokopi naskah soal mulai tadi malam, jam 1 dini hari.  (Senin, red),” terangnya didampingi pegawas independen, polisi dan TNI.
Pada kesempatan yang  sama, ketua panitia SMA Negeri 1 Enrekang menjelaskan, naskah soal dengan lembar jawaban tidak dipisah seperti pada naskah aslinya. Hal ini disebabkan hasil siswa pada lembar jawaban fokopi masih akan dipindah ke lembar jawaban asli di Makassar.
Dengan kondisi seperti ini, beberapa siswa mengaku kecewa dan semangat untuk mengikuti ujian berkurang. “Betul, Semangat saya berkurang karena kita sudah belajar keras, tapi ujian diundur.”  Cetus salah seorang siswa yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ujian hari pertama di Enrekang sampai Jam 4 Sore

Enrekang, kpmmjogja. Carut marut UN yang diakibatkan oleh distribusi soal menambah daftar panjang masalah ujian SMA/SMK/MA dan paket kesetaraan tahun 2013 ini. Bukan hanya siswa yang mengalami shock, para pengawas ujian, dan pengawas independen resah sebab akan berdampak pada pelaksanaannya.      
Menurut hasil pengamatan, di SMA Negeri  1 Enrekang semangat para siswa kendor akibat ujian yang terus mengalami ketidakpastian. Ujian yang semula dijadwalkan pada jam 08.00 WITA  ternyata soalnya belum siap. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa ujian belum bisa dilaksanakan pagi ini dan akan ditunda sore nanti.
Soal penundaan sampai sore, langsung ditanggapi oleh panitia ujian. Pihak panitia mengatakan, “Ujian tetap dilaksanakan hari ini (Kamis), namun naskah soalnya masih dalam proses fotokopi karena jatah untuk SMA Negeri 1 Enrekang tidak ada”. Lagi-lagi masalah UN karena naskah soal yang difotokopi masih akan dipindah ke naskah asli di Makassar.
Di Kabupaten Enrekang secara umum ujian nasional untuk SMA/SMK/MA dan paket kesetaraan yang harusnya jam 08.00 molor sampai 1 jam lamanya. Sedangkan, jam kedua yang harusnya jam 10.30 ditunda sampai jam 14.00 dan berakhir jam 16.00 atau jam 4 sore.
Seperti diketahui, ujian nasional kali ini terdiri dari 20 paket. Beda dengan tahun lalu yang hanya 5 paket. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir tingkat kecurangan pada pelaksanaan ujian yang harusnya serentak diadakan dari Sabang sampai Marauke. Walau demikian, kita lihat saja nanti, apakah benar-benar efektif untuk menghilangkan berbagai kecurangan? Kecurangan yang telah sistematis.

Ujian hari pertama di Enrekang sampai Jam 4 Sore


8 Apr 2013

Waspada Bahaya Angin Malam

 Jika kita keluar rumah di malam hari, orangtua sering mewanti-wanti hati-hati pada angin malam. Memangnya apa beda angin malam dan angin siang? Apakah benar ada pengaruhnya pada kesehatan, atau sekadar mitos?
Ahli kesehatan dr. Paisal Zain, M Biomed mengatakan, sebenarnya istilah angin malam tidak dikenal dalam dunia medis. Istilah tersebut digunakan masyarakat awam untuk menggambarkan angin yang memapar orang-orang yang keluar rumah pada malam hari.

Menurut dia, angin pada malam hari memang mempunyai karakteristik berbeda dengan angin pada siang hari. Angin malam cenderung lebih dingin dan lembap. Faktor itulah yang bisa mencetuskan gangguan kesehatan.

“Selain faktor dingin dan lembap, di malam hari berkeliaran vektor-vektor penyakit seperti nyamuk pembawa bibit penyakit malaria dan penyakit kaki gajah,” jelas alumnus Universitas Hasanuddin dan Universitas Indonesia ini.

Tidak hanya itu, lanjutnya, ”orang yang suka keluar malam hari dan tidur larut malam cenderung kurang istirahat. Padahal, tidur malam berperan penting dalam memulihkan kondisi tubuh yang kelelahan sepanjang hari”. 

Tidur juga mampu mempertahankan daya tahan tubuh tetap optimal, sehingga mengurangi kerentanan terhadap penyakit. Tapi dalam kondisi kurang istirahat, orang yang terpapar angin pada malam hari dengan sendirinya rawan mengalami gangguan kesehatan. 

Dokter Paisal menyebut sejumlah potensi gangguan kesehatan akibat paparan angin malam dan vektor-vektor penyakit:

1. Lebih mudah terkena penyakit malaria dan penyakit kaki gajah, sebab mereka mendapat kesempatan lebih besar digigit nyamuk yang berkeliaran di lingkungan luar.

2. Paparan angin malam juga bisa memperparah kondisi penyakit. “Orang yang menderita bronkhitis atau pneumonia (orang awam sering menyebutnya paru-paru basah), angin malam yang dingin dan lembap akan memperberat gejala. Batuk menjadi lebih berat dan sesak napas,” jelas sang dokter.

3. Angin malam dapat memicu timbulnya serangan asma. Suhu dingin dan lembap di malam hari akan menyebabkan saluran napas menyempit dan memproduksi lendir. Akibatnya udara yang keluar masuk menjadi lebih sulit, dan timbul batuk sebagai mekanisme tubuh untuk mengeluarkan lendir dari paru-paru.

4. Tidak hanya memperparah penyakit paru-paru, angin malam juga mengganggu saluran pernapasan atas. “Pada saluran pernapasan atas, angin malam juga dapat mencetuskan peradangan pada mukosa hidung (rinitis) atau tenggorokan (faringitis) yang gejalanya antara lain batuk pilek dan sakit tenggorokan,” urai dr. Paisal.

5. Paparan angin malam dapat mencetuskan serangan akut pada penderita rematik (gout arthritis). Udara dingin bisa menyebabkan sendi penderita rematik membengkak, merah, dan nyeri.

Cukup banyak risiko penyakit yang timbul. Lalu, apa solusi bagi orang yang suka atau terpaksa keluar pada malam hari? Dokter Paisal mengatakan, bila memang harus keluar rumah, berikut yang harus dipersiapkan:
- Kenakan jaket tebal untuk melindungi tubuh dari terpaan angin pada malam hari.
- Mengenakan helm yang menutup wajah (full face).
- Sebisa mungkin menggunakan mobil sebagai moda transportasi, sehingga tidak terpapar angin malam secara langsung.
- Orang yang keluar malam di daerah banyak nyamuk, disarankan menggunakan lotion anti-nyamuk. 

Bayi bisa Makin Cerdas Jika Anda Memberinya Nutrisi Ini


 Omega-3 telah dikenal sejak lama sebagai nutrisi penting bagi perkembangan otak. Itulah sebabnya, ibu hamil sangat disarankan untuk mengkonsumsi suplementasi Omega-3 dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan asam lemak esensial ini dalam tubuh, yang umumnya sangat kurang didapatkan dari pola makan sehari-hari, agar perkembangan otak dari janin yang dikandungnya dapat berlangsung optimal

Sekilas tentang Omega-3

Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berfungsi dengan baik. Salah satu manfaat paling penting dari Omega-3 adalah efek anti peradangan yang dimilikinya. Banyak penyakit, seperti penyakit jantung dan arthritis, sangat berkaitan dengan proses peradangan. Omega-3 dapat mengurangi peradangan, sehingga mampu mencegah berbagai penyakit kronis tersebut.
Meski penyakit-penyakit kronis tersebut paling sering menyerang orang dewasa, bukan berarti bayi Anda tidak membutuhkan Omega-3. Omega-3 sangat penting bagi kesehatan anak, bahkan sejak mereka belum lahir (masih berupa janin dalam kandungan). Berikut ini beberapa manfaat pentingnya:
Perkembangan Otak. Beberapa penelitian menemukan bahwa makanan bayi yang diperkaya dengan asam lemak Omega-3 yaitu DHA, menunjukkan adanya peningkatan pada koordinasi tangan dan mata, respon dan perhatian terhadap lingkungan, kemampuan bersosialisasi, dan skor tes kecerdasan.
Penelitian juga menemukan bahwa anak usia 4 tahun yang terlahir dari ibu yang mengkonsumsi suplemen Omega-3 (EPA dan DHA) selama hamil dan bulan pertama menyusui, mendapatkan skor tes kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang terlahir dari ibu yang tidak mengkonsumsi suplemen EPA dan DHA.
Turunkan Risiko Asma. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa anak-anak dan remaja yang terlahir dari ibu yang mengkonsumsi suplemen Omega-3 selama hamil ternyata memiliki risiko mengalami asma yang lebih rendah.
Penunjang Pertumbuhan. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa ketika formula susu dan makanan bayi ditambahkan dengan Omega-3, ini dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak bayi yang lahir prematur.
Cegah Kelahiran Prematur. Di tahun 2003, sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi telur yang diperkaya dengan Omega-3 ternyata memiliki risiko lebih kecil melahirkan prematur dibandingkan dengan para wanita yang tidak mengonsumsi telur.
Selain itu, ada beberapa kondisi kesehatan pada anak-anak yang diyakini mampu diatasi dengan konsumsi suplementasi Omega-3.
ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder). Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi asam lemak Omega-3, terutama dengan dosis EPA yang lebih tinggi, terbukti efektif dalam perawatan anak yang mengalami ADHD.
Anak yang menderita ADHD umumnya memiliki level Omega-3 dalam tubuhnya yang lebih rendah daripada normal, sehingga suplementasi Omega-3 akan membantu dalam hal perbaikan perilaku, penurunan hiperaktivitas, serta peningkatan perhatian anak terhadap lingkungan.
Depresi. Minyak ikan sering digunakan dalam perawatan depresi pada orang dewasa, dan ada beberapa penelitian serupa yang dilakukan pada anak-anak. Sebuah studi pada tahun 2006 menemukan bahwa suplementasi minyak ikan mampu mengurangi gejala depresi pada anak usia 6 – 12 tahun secara signifikan.
Diabetes. Sebuah penelitian mengamati anak-anak yang memiliki risiko tinggi terkena Diabetes Tipe 2. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang banyak mengkonsumsi Omega-3 dalam pola makannya sehari-hari mengalami penurunan risiko penyakit ini.
Asma. Omega-3 mampu mengurangi peradangan di saluran pernafasan. Sebuah penelitian terhadap 29 anak penderita asma menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi minyak ikan selama 10 bulan mengalami lebih sedikit gejala asma daripada mereka yang tidak mengkonsumsi minyak ikan.
Omega-3 merupakan salah satu dari sekian banyak nutrisi esensial bagi tumbuh kembang anak. Jadi, sayangi anak-anak Anda dengan memberikan nutrisi penting ini dalam jumlah cukup setiap harinya! (dan)