31 Mei 2011

Meng-uninstall Ketegangan (Stress) Setelah Ujian Akhir

Meng-uninstall Ketegangan (Stress) Setelah Ujian Akhir
Ujian telah berakhir, namun saat-saat inilah letak ketegangan (stress) menyeruak dalam benak siswa dan guru bahkan orang tua. Ketegangan ini muncul karena bayang-bayang lulus atau tidak lulusnya siswa yang bersangkutan. Ditambah lagi dengan tidak adanya peluang untuk mengikuti ujian susulan atau paket C. Peluang tersebut pupus mengingat peraturan menteri pendidikan nasional yang memutuskan bahwa siswa yang tidak lulus ujian kali ini, tidak dapat mengikuti ujian susulan atau paket C seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan keluarnya peraturan menteri ini, maka siswa yang tidak lulus harus mengulang pada tahun berikutnya.

Ada sebuah stigma yang muncul di tengah kita semua, sebuah stigma bahwa siswa yang tidak lulus adalah bodoh. Hal inilah yang setidaknya membuat siswa kita merasa tertekan. Tekanan ini dapat dipicu oleh pendidikan yang kurang baik dari keluarga, teman sejawat atau dari lingkungan tempat tinggal mereka. Mereka menganggap bahwa tidak lulus berarti kegagalan atau lebih parah lagi, tidak lulus berarti bodoh dan pupusnya masa depan. Tak hayal, sebagian siswa merasa depresi dan rendah diri, apalagi bagi siswa yang telah dinyatakan lulus di perguruan Tinggi favorite. Derita mereka semakin bertambah karena harapan-harapan itu menjadi sirna. Hilang hanya karena sebuah penentuan selama beberapa jam dalam waktu 4 hari.
Pemerintah sebagai pembuat kebijakan ternyata memberikan andil ketegangan siswa. Pemerintah mengeluarkan kebijakan agar sekolah meluluskan siswanya sekian persen. Dengan kebijakan ini, sekolah yang di dalamnya ada guru, siswa dan kepala sekolah melakukan ‘terobosan’. Al hasil, banyak sekolah yang menghalalkan segala cara untuk mencapai target tadi. Sebuah peristiwa mengingatkan kita pada seorang kepala sekolah yang diciduk polisi gara-gara membocorkan soal ujian tahun lalu.
Ketegangan tidak hanya pada siswa semata, namun guru mereka pun mengalami hal yang serupa. Guru yang fungsinya mendidik agar siswa menjadi sukses dan salah satu indikasi kesuksesan adalah meluluskan siswa mereka. Inilah tantangan sekaligus bumereng bagi seorang Guru. Guru yang tidak mampu meluluskan siswanya akan tergambar bahwa guru yang bersangkutan kurang professional dan tidak mampu mentrasfer ilmunya kepada anak didik mereka.
Bagaiamana dengan orang Tua siswa? Orang tua turut tegang memikirkan resiko yang bisa muncul pada anak mereka. Apalagi jika kenyataan yang harus dihadapi yaitu mengulang di tahun akan datang. Tidak adanya lagi ulangan susulan atau paket C seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Dengan memikirkan kemungkinan ketegangan yang terjadi selepas ujian akhir, maka penulis akan memaparkan beberapa langkah men-uninstall ketengangan itu. Hal ini diharapkan siswa mampu menjaga diri akibat kemungkinan terburuk yang tejadi pada dirinya. Begitupun kepada orangtua/guru, mereka hendaknya tidak terbawa arus. Sebaliknya, orang tua/guru memberikan dukungan moril kepada anak mereka dalam mengarungi masa krisis.
1. Menjaga Kesehatan
Menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan olahraga, makan makanan yang bergizi dan halal. Berolahraga yang teratur dan tidak berlebih dapat dilakukan pada pagi hari. Cara lain untuk mengeluarkan keringat/olahraga adalah dengan beraktifitas seperti berkebun. Banyak para siswa, guru menyibukkan diri dengan berkebun selepas belajar maupun mengajar. Tidak ada salahnya bagi yang tidak terbiasa berkebun untuk memulainya. Selain mendapatkan hasil kebun, olahraga pun dapat dirangkaikan.

Olahraga tidak akan mendatangkan tubuh yang sehat bila tidak diimbangi dengan tidur yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Menurut para ahli, tidur yang cukup bagi orang dewasa adalah 8 jam sehari. Malam hari waktu yang paling baik untuk tidur. Hal ini bukanlah kebiasan semata, namun secara alamiah terlihat bahwa siang hari lebih cocok untuk bekerja dan malam digunakan untuk beristirahat. Sedangkan Makanan bergizi, dapat membangkitkan vitalitas hidup. Sebab itu Islam memerintahkan “ Mengkonsumsi makanan halalan tayibah atau yang bergizi. Banyak minum air putih, terutama saat diambang ketegangan. Air putih, dapat menenangkan perasaan, dan berpikir lebih jernih. Rasulullah menganjurkan kalau marah, hendaklah berwudu dan mendinginkan badan (HR.Muslim).

2. Uninstall Ingin Dipuji
Dalam bahasa agama, ingin dipuji adalah riya. Ingin pujian memang menjadi incaran banyak orang. Betapa banyak orang yang rela mengorbankan banyak harta benda hanya karena untuk memperoleh pujian. Sebagaimana yang telah dilakukan oleh para penyanyi, ataupun para bintang film. Mereka selalu berusaha tampil beda agar bisa menarik perhatian umat dunia. Bahkan ada yang rela untuk melakukan hal-hal yang aneh dan yang diharamkan oleh Allah hanya untuk memperoleh pujian dari sesamanya.
Sebagaimana yang kita saksikan di berbagai media. Hampir seluruh keanehan-keanehan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dikarenakan tidak ingin dihina dan ingin dipuji sebagai orang yang pintar, sekolah yang mampu meluluskan siswanya, maupun daerah yang mampu mencapai predikat lulus 100%.
Manusia begitu bersemangat untuk menutupi kejelekan-kejelekan mereka, mereka tutup sebisa mungkin, kejelekan sekecil apapun, dibungkus rapat jangan sampai ketahuan. Hal ini dikarenakan mereka menginginkan kehormatan di mata manusia. Dengan terungkapnya kejelekan yang ada pada mereka maka akan turun kedudukan mereka di mata manusia. Seandainya mereka juga menutupi kebaikan-kebaikan mereka, -sekecil apapun kebaikan itu, jangan sampai ada yang tahu, siapapun orangnya (saudaranya, sahabat karibnya, guru-gurunya, anak-anaknya, bahkan istrinya) tidak ada yang mengetahui kebaikannya- , tentunya mereka akan mencapai martabat mukhlisin (orang-orang yang ikhlas). Mereka berusaha sekuat mungkin agar yang hanya mengetahui kebaikan-kebaikan yang telah mereka lakukan hanyalah Allah. Karena mereka hanya mengharapkan kedudukan di sisi Allah.
“Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagiamana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu, dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga)”.

3. Sibukkan diri dengan hal positif
Selalu berpikiran positif membawa ketenangan bagi diri sendiri. Dalam hal ujian, kita harus berpikir bahwa ujian tetaplah ujian. Ujian di dalamnya terdapat 2 kemungkinan yaitu lulus atau tidak lulus. Berpikir positif adalah optimis dalam menghadapi setiap permasalahan. Jangan terlalu keras terhadap diri sendiri. Ketahuilah bahwa setiap rencana, ada hambatan.

Anda harus mempunyai prinsip bahwa hidup ini penuh dengan ujian. Salah satu ujian itu adalah ujian nasional yang baru-baru dikerjakan. Jika anda ternyata lulus, bisa jadi itu merupakan ujian pula. Ujiannya dapat dilihat dari apakah kita mensyukurinya secara wajar tanpa berlebih-lebihan. Sebagai orang yang beragama, kita sangat dilarang dalam berlebih-lebihan seperti merayakan kelulusan dengan ekspresi jahiliyah. Ekspresi jahiliyah atau kebodohan seperti coret-coretan, ugal-ugalan, pesta yang di dalamnya menghambur-hamburkan makanan dan lainnya yang tidak sesuai dengan prinsip kewajaran.

Kemungkinan kedua yang diharap ketika mengikuti ujian adalah tidak lulus. Tidak lulus bukan berarti anda ketiban sial. Justru, ketika kita menganggap diri kita gagal, itulah kegagalan yang sesungguhnya. Tetapi, jika kegagalan itu dianggap sebagai awal dari keberhasilan, maka itulah yang mengiring kita kepada keberhasilan. Ingat…! Manusia siapa yang langsung kaya, langsung pintar tanpa diawali dengan “kegagalan”? Issac Newton saja yang menemukan bohlan lampu, konon gagalnya sampai 99 kali, bahkan ada yang mengatakan sampai 999 kali. Fantastik kan nilai itu, tinggal 1 angka lagi menjadi seribu kali. Bagaimana dengan anda? Sudah berapa kali anda gagal dalam ujian? Tidak usah dihitung, yang dipikirkan lebih baik langkah yang harus diambil saat menerima kata “coba lagi.” Cobalah dan cobalah terus sampai anda berhasil.

Anda tentu lihat anak kecil dan kita yang besar sekarang awalnya dari anak kecil pula. Tapi, pernah kita berpikir bahwa anak kecil tak kenal lelah dan terus berjuang. Banyangkan waktu kita kecil, kita tidak kenal lelah untuk terus berdiri walau tidak bisa dihitung lagi kita jatuh. Ingat pula, waktu kita belajar berbicara, tidak peduli apapun cemoohan orang-orang. Kita terus belajar dan belajar. Itulah tugas kita, teruslah belajar dan jangan pernah berhenti. Orang yang bodoh adalah orang yang berhenti belajar.

4. Buanglah Rasa Malu
Pada ujian nasioanl yang lalu-lalu, ada seorang siswa yang menangis saat mengerjakan soal. Saat ditanya, “kenapa menangis?” Dengan terisak-isak dia menjawab, “Malu tidak lulus.” Malu memang merupakan sifat manusiwi dan normal-normal saja. Namun, perlu dipahami bahwa malu tidak pada tempatnya juga kategorikan kekeliruan. Dengan kata lain, malu harus pada koridornya. Anda harus mereasa malu pada diri anda ketika menjawab ujian dengan bantuan orang lain. Malu Karena mencontek jawaban teman. Apa gunanya lulus dengan cara itu?

Malu, bisa disebabkan karena rasa dengki dan iri. Nah, ini sebuah riwayat, “Jangan kamu saling dengki dan iri dan jangan pula mengungkit keburukan orang lain. Jangan saling benci dan jangan saling bermusuhan serta jangan saling menawar lebih tinggi atas penawaran yang lain. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya dengan tidak menzhaliminya, tidak mengecewakannya, tidak membohonginya dan tidak merendahkannya. Letak takwa ada di sini (Nabi Saw menunjuk ke dada beliau sampai diulang tiga kali). Seorang patut dinilai buruk bila merendahkan saudaranya yang muslim. Seorang muslim haram menumpahkan darah, merampas harta, dan menodai kehormatan muslim lainnya.”

5. Bergaullah dengan kerabat
Meluangkan waktu sedikit, untuk setiap minggu, keluar dari rutinitas, dengan berkumpul bersama keluarga. Ajaklah mereka untuk makan bersama atau rekreasi. Atau dengan berkunjung kepada teman-teman. Nabi mengajarkan Hubungkan silaturahim, sebab dapat menambah rezeki dan memperpanjang umur (HR.Muslim)

6. Berdoalah dengan sungguh-sungguh
Cara terakhir yang akan kita bahas dalam menghilangkan stress adalah Doa. Ya, Doa adalah intisari Ibadah”. Kata ini menguraikan pengertian yang sangat luas, bahwa doa adalah bukti keinginan hamba untuk dekat kepada Allah, kepercayaan Hamba kepada Pencipta Nya, bukti kebutuhan hamba kepada Allah, dan merupakan bentuk kerendahan diri Hamba kepada Nya, itu akan membuatnya hina di mata orang tersebut, namun hakekat penghambaan kita kepada Allah adalah merasa hina dihadapan Allah, mengemis kepada Allah, dan hal ini justru merupakan pintu keridhoan ilahi, karena selayaknya bagi hamba Allah untuk tak mengemis kecuali hanya kepada Allah semata. Lantas, pantaskah kita merasa stress? Harusnya sih tidak, karena ketika merasa stress berarti kita merasa apa? Ya, merasa bahwa Allah tidak adil, padahal Allah Maha Adil atas segala mahkluknya termasuk manusia.

Ketika kita berdoa kepada Allah, menjanjikan untuk dikabulkan. Sebagaimana penjelasan para mufassirin bahwa setiap doa itu pasti dikabulkan oleh Allah, asalkan doanya dengan kesungguhan. Ini menunjukkan bahwa saat berdoa, tak sepantasnya kita memikirkan yang tidak-tidak. Tidak sepantasnya kita meminta, atau menyebut, memanggil nama Allah namun alam pemikiran kita sibuk memikirkan yg lainnya. lepas dari itu semua, beruntunglah orang yg berdoa lalu dikabulkan, dan 100X beruntung bagi orang yg berdoa namun belum dikabulkan, mengapa? karena doanya itu menjadi tabungan baginya kelak di alam kubur, atau untuk keturunannya, atau kelak di hari kiamat.


kelak di hari kiamat ada orang-orang yang sudah kehabisan amal pahalanya saat ditimbangan amal, karena mereka harus bertanggung jawab atas setiap nafasnya dimasa hidup. Atas setiap huruf yg diucapkannya dan semuanya. Namun, saat ia kehabisan amal pahala, tiba-tiba datanglah tumpukan amal pahala yg tak dikenalnya, ia bertanya : “darimana amal ini datang wahai Tuhanku?”, maka Allah menjawab : “inilah hutang-hutangku padamu wahai hamba Ku, yaitu doa-doamu yg belum Kukabulkan”.

Itulah manfaat dari doa, semoga kita tidak merasa bosan berdoa kepada Allah. Kalau bukan kepada Allah kita berserah, siapa lagi? Kepada pohon? Pada laut? Atau pada orang lain? Yakinlah bahwa hanya Allah satu-satunya tempat kita meminta kelulusan. Semoga yang membaca artikel ini senantiasa dirahmati Allah Swt. Kepada adik-adik SMA, semoga lulus 100%. Amin.
Dimuat bersambung di koran fajar pendidikan edisi 123 Tahun IV 16-31 Mei
20 Mei 2011

Pendaftaran PMDK UAD 2011

Jalur PMDK adalah jalur seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi para lulusan SMA/SMK/MA atau yang sederajat berdasarkan prestasi-prestasi mereka dengan kemudahan tanpa tes tertulis serta penetapan hasil seleksi secara langsung. Khusus untuk PMDK Yudisium dengan pilihan pertama Prodi Farmasi, ketetapan penerimaan berdasarkan hasil yudisium dan diumumkan sesuai jadwal. Website: http://uad.ac.id

SNMPTN Universitas Indonesia (UI) 2011

PERSYARATAN PROGRAM SARJANA (S1)
Sarjana Reguler: diperuntukkan bagi lulusan SMTA (SMA, MA, SMK, SMTA luar negeri, ujian persamaan, dsb) pada tahun penerimaan atau dua tahun sebelumnya dan WNI
Sarjana Kelas Paralel: diperuntukkan bagi lulusan SMTA (tidak ada batasan usia dan ijazah), Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang telah memperoleh izin belajar dari Depdiknas serta mampu berbahasa Indonesia.

Sarjana Kelas Ekstensi: diperuntukkan bagi lulusan SMTA, Sarjana, Akademi, Diploma sesuai dengan bidang yang diminati, Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang telah memperoleh izin belajar dari Depdiknas serta mampu berbahasa Indonesia dan memiliki perngalaman kerja pada bidang yang sesuai (khusus Ilmu Keperawatan dan Informasi).
Sarjana Kelas Internasional: diperuntukkan bagi lulusan SMTA (dalam dan luar negeri), tidak ada batasan usia dan Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang telah memperoleh izin belajar dari Depdiknas serta mampu berbahasa Indonesia.

SNMPTN UNM Sediakan Pendaftaran Online


Penggunaan fasilitas ICT (Information and Communication Technology) disarankan oleh Panlok 80 UNM. Fasilitas tersebut telah komplit dengan 50 unit computer dan jaringan internet yang bisa digunakan sebagai media pendaftaran online. Letak ICT berada di samping Fakultas Ekonomi UNM. Selain itu, sebagai pendukung disediakan pula petugas untuk membimbing calon peserta jika menemukan kendala sehubungan dengan pengisian formulir.

ICT akan sangat membantu, berkaca dari pengalaman sebelumnya pada SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2010 banyak calon peserta yang gagal melakukan pendaftaran online di warnet, sehingga biaya pendaftaran yang disetorkan ke Bank Mandiri sebelumnya hangus dan diwajibkan membayar ulang untuk melakukan pendaftaran ulang kembali. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya bimbingan atau tempat bertanya jika mengalami kesulitan pada saat pengisian formulir, kata Prof. Dr. Asnawi Haris, M.Hum,., selaku panitia lokal (Panlok 80) UNM.

Pihaknya juga menyediakan loket pendaftaran resmi yang akan memudahkan mendapatkan informasi mengenai nomor peserta dan ruangan. Loket ini akan terkoneksi dengan ICT UNM. Peserta dapat melakukan pendaftaran online di loket resmi mana pun, baik yang disediakan oleh Unhas.

Tak hanya itu, ICT disiagakan di dua daerah, yaitu Bone dan Parepare, tujuannya untuk mengakomodasi siswa di daerah yang ingin mengikuti SNMPTN sekaligus sosialisasi SNMPTN, termasuk tes tertulis Panlok 80 telah disediakan di seluruh kabupaten/ kota.

Menurut Direktur ICT UNM, Drs. Rusli, M.Si., tahun lalu banyak kesalahan, prodi yang dipilih IPA namun yang masuk IPS, yang bisa mengomunikasikan kesalahan tersebut bukan hanya petugas ICT, bukan juga warnet sehingga untuk mendukung pendaftaran online ICT center telah menyediakan fasilitas yang komplit.

Hingga kini, tercatat untuk peminat UNM 49 orang yang telah mendaftar di Bank Mandiri, yang mendaftar online di ICT baru dua orang saja. Bagi peserta yang akan mendaftar dan mengalami kesulitan dapat menghubungi hotline 0411883170. (P’tywy_Syarief_Humas UNM) Info lengkap hubungi website http://unm.ac.id
10 Mei 2011

Program Pascasarjana UNM Menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2011-2012

A. JADWAL KEGIATAN

I. Jadwal Pendaftaran Gelombang I


: 10 Januari 2011 s.d. 10 Maret 2011

Seleksi Berkas Gelombang I


1. Identifikasi Berkas oleh Panitia


: 11 – 12 Maret 2011

2. Identifikasi Berkas oleh Prodi


: 14 – 15 Maret 2011

3. Pengumuman Hasil Seleksi Berkas


: 17 Maret 2011

4. Pengambilan No Test


: 18 – 25 Maret 2011



II. Jadwal Ujian Gelombang I


1. Ujian TPA


: 2 April 2011

2. Ujian Toefl


: 3 April 2011

3. Hasil tes TPA dan TOEFL diterima oleh panitia


: 5 April 2011

4. Pengumuman Tes Tulis Gel I (media pengumuman, internet, koran)


: 8 April 2011

5. Wawancara


: 11– 13 April 2011

6. Pengumuman Hasil Ujian Gel. I


: 15 April 2011



III. Pendaftaran Gelombang II


: 18 April s.d. 10 Mei 2011

Seleksi Berkas Gelombang II


1. Identifikasi Berkas oleh Panitia


: 11- 12 Mei 2011

2. Identifikasi Berkas oleh Prodi


: 13- 14 Mei 2011

3. Pengumuman Hasil Seleksi Berkas


: 16 Mei 2011

4. Pengambilan No Test


: 17- 20 Mei 2011



IV. Jadwal Ujian Gelombang II


1. Ujian TPA


: 21 Mei 2011

2. Ujian Toefl


: 22 Mei 2011

3. Hasil tes TPA dan TOEFL diterima ole panitia


: 24 Mei 2011

4. Pengumuman Tes Tulis Gel. II (media pengumuman, internet, koran)


: 26 Mei 2011

5. Wawancara


: 28 – 29 Mei 2011

6. Pengumuman Hasil Ujian Gel. II


: 31 Mei 2011



V. Jadwal Pendaftaran Ulang Hasil Ujian Gelombang I dan II: 1—10 Juni 2011




VI. Jadwal Kuliah Matrikulasi


1. Matrikulasi Umum


: 13—14 Juni 2011

2. Matrikulasi Bidang Studi


: 16 Juni s.d. 31 Juli 2011

3. Kuliah Perdana


: 5 September 2011

PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS HASANUDDIN TAHUN 2011


Berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi melalui pola seleksi secara nasional dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi secara bersama untuk diikuti oleh calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil rapat Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia di Jakarta pada tanggal 4 November 2010, para Rektor Perguruan Tinggi Negeri di bawah koordinasi Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan seleksi calon mahasiswa baru secara nasional dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). SNMPTN 2011 merupakan satu-satunya pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak. SNMPTN 2011 akan dilaksanakan melalui (1) jalur undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik, dan (2) jalur ujian tertulis dan/atau keterampilan. Sejalan dengan program Pemerintah tentang Bidik Misi, pada tahun 2011 program Bidik Misi diintegrasikan ke dalam pelaksanaan SNMPTN.

Informasi Awal ini menyajikan ketentuan umum SNMPTN 2011 baik jalur ujian tertulis/keterampilan dan jalur undangan, persyaratan, cara pendaftaran, jenis ujian, jadwal, biaya, termasuk kelompok Program Studi baik Kelompok IPA maupun IPS dari 60 Perguruan Tinggi Negeri. Informasi Awal ini diterbitkan untuk dipergunakan dan dicermati secara seksama oleh calon peserta yang akan mengikuti SNMPTN 2011, sehingga calon peserta dapat mempersiapkan diri dalam memilih Program Studi yang dikehendaki dan dapat menjadi panduan awal untuk mengikuti proses seleksi SNMPTN dengan baik.

Secara rinci informasi tentang tata cara pendaftaran dan pelaksanaan SNMPTN dimuat dalam Buku Panduan Peserta SNMPTN 2011 yang dapat diakses di laman (website) dengan alamat http://www.snmptn.ac.id. Mudah-mudahan Informasi Awal ini bermanfaat bagi persiapan peserta untuk mengikuti SNMPTN.



Informasi Pendaftran Ulang SNMPTN 2010
Informasi Pengumuman Registrasi Ulang SNMPTN 2010 melalui website ini (klik disini). Jadwalmasing-masing Peserta dapat dilihat dengan pencarian daftar hasil seleksi atau klik link ini untuk melihat jadwal Registrasi Ulang [Selengkapnya] update 20-07-2010

PENDAFTARAN ONLINE www.snmptn.ac.id SNMPTN 2010 Tahap II DIBUKA Pembayaran di Bank Mandiri dapat dilakukan pada tanggal 7 Juni 2010 s.d. 11 Juni 2010 pukul 17:00 WITA
Pengisian Borang isian Online dilakukan pada tanggal 7 Juni 2010 s.d. 12 Juni 2010 pukul 19:00 WITA (tidak ada pembayaran pada tgl 12 Juni 2010)

Help desk :
GSM : 085-242-673-194; No Flexy : 0411-2401822; No.Kantor : 586028; 586006
Pelayanan Pendaftaran Online (Gratis) di Gedung Registrasi Unhas tgl 10 - 12 Juni 2010 Jam 08:00 - 15:30
Panitia menerima Pelayanan Print/Cetak warna Kartu Tes Peserta SNMPTN
Sekertariat : Rektorat Lt.2 UNHAS
4 Mei 2011

Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Islam Indonesia 2011


PBT adalah pola seleksi melalui Ujian Potensi Calon Mahasiswa (UPCM) yang diselenggarakan secara tertulis. PBT Seleksi Reguler terdiri dari dua kategori yaitu Prestasi dan Mandiri. Semua Program Studi di UII menerima Calon Mahasiswa Baru melalui jalur PBT Reguler.


PENDAFTARAN (REGULER TAHAP II + MANDIRI)

Waktu Pendaftaran Pola Seleksi Reguler I dilaksanakan mulai tanggal 2 s.d 13 Mei 2011, tiap Hari Senin s.d Kamis Jam 08.00 - 16.00 ; khusus Hari Jum'at, Jam 08.00 - 11.30 dan 13.00 - 16.00, Pada hari Sabtu, Ahad dan libur nasional tidak ada pendaftaran.

Pendaftaran dapat dilakukan on site maupun on line .
Info lebih lanjut: PMB UII

PENERIMAAN MAHASISWA BARU UGM 2011


Salah satu inovasi proses pendidikan yang dilakukan UGM ialah sistem seleksi calon mahasiswa baru yang menjamin kualitas input lebih bermutu dari beberapa pandangan (kognitif dan potensi) secara komprehensif, yakni UM-UGM. Anda dapat memperoleh informasi tentang UM UGM di sini.

Untuk itu, silahkan anda kunjungi halaman INFO UM S1 atau anda bisa mendownload di sini untuk UM S1 dan di sini untuk UM Sekolah Vokasi (Program Diploma).

PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNY 2011


SNMPTN

1. SNMPTN Jalur Undangan Prestasi Akademik

Diselenggarakan oleh Panitia SNMPTN Tahun 2011.
Penjaringan siswa unggulan dari masing-masing sekolah di seluruh Indonesia yang mempunyai kemampuan akademik sesuai dengan ketentuan SNMPTN 2011.
Proses seleksi mengikuti ketentuan yang berlaku dalam SNMPTN 2011.


2. SNMPTN Jalur Undangan Bidik Misi

Diselenggarakan oleh Panitia SNMPTN Tahun 2011.
Penjaringan siswa unggulan dari masing-masing sekolah di seluruh Indonesia yang mempunyai kemampuan akademik dan berasal dari keluarga tidak mampu, sesuai dengan ketentuan SNMPTN 2011.http://www.blogger.com/img/blank.gif
Proses seleksi mengikuti ketentuan yang berlaku dalam SNMPTN 2011.
Kuota untuk Tahun Akademik 2011/2012 sebanyak 400 orang mahasiswa.
Memperoleh beasiswa pendidikan dan biaya hidup secara penuh dengan ketentuan seperti yang diatur oleh Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti Kemdiknas.

3. SNMPTN Jalur Ujian Tulis

Diselenggarakan oleh Panitia SNMPTN Tahun 2011.
Proses seleksi mengikuti ketentuan yang berlaku dalam SNMPTN 2011.
Beberapa prodi mensyaratkan ujian keterampilan.

Info lebih lanjut: http://pmb2011.uny.ac.id