13 Agt 2010

Subuh, Saat Kita Merebut Kemerdekaan

Masih di subuh hari, saat ayam berkokok memberi tanda dibagikannya reski oleh malaikat, aku seakan disentuh, digoyang-goyang dengan penuh kasih sayang layaknya putri Fatimah, "Bangunlah anakku dan saksikanlah, sesungguhnya Tuhan menetapkan pembagian rezeki manusia adalah pada saat-saat setelah fajar menyingsing dan sebelum matahari terbit."

Wahai teman, tahukah kalian bahwa Indonesia merebut kemerdekaan itu pada saat apa? Ya, benar sekali, pada saat Subuh hari. "Pada tahun 1945, di sekitar hari-hari Proklamasi pada waktu perjuangan berkobar tinggi, kita selalu bangun subuh. Ketika Belanda masih mendengkur di tempat tidur, gerilyawan kita sudah selesai meruncing bambu. Akhirnya bambu runcing itu berhasil mengalahkan meriam dan Belanda angkat kaki dari tanah air kita."(kutipan)
Saya yakin, sumber kekalahan kita adalah saat kita banyak begadang dan telat bangun subuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: