7 Feb 2010

Keuntungan Pakaian Linmas Dibagi ke Pejabat

ENREKANG -- Terdakwa korupsi pengadaan pakaian dinas linmas untuk pengamanan pemilihan gubernur Sulsel 2007 dan pemilihan bupati Enrekang tahun 2008, Abdullah Mudji mengakui memperoleh banyak keuntungan dari proyek tersebut.

Kepada Fajar, usai mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Enrekang Kamis, 4 Februari, Abdullah Mudji mengatakan dari total anggaran lebih Rp 500 juta tersebut, dia mengaku memperoleh keuntungan puluhan juta. Hanya saja dia mengaku sudah lupa angka pastinya.

Hasil keuntungan proyek tersebut, kata mantan Kepala Satpol PP Enrekang tersebut, tidak dinikmati sendiri, tapi juga diterima oleh sejulah pejabat di Enrekang.

"Saya akui ada keuntungan yang saya dapatkan dari proyek pengadaan pakaian dinas Linmas untuk pengamanan pemilihan gubernur dan pemilihan bupati, tapi keuntungan itu tidak saya makan sendiri, tapi juga saya serahkan ke beberapa pejabat," beber Abdullah Mudji.

Saat ditanya siapa saja pejabat yang menikmati keuntungan tersebut, Abdullah Mudji enggan membeberkannya, yang jelas, kata dia, nama-nama pejabat yang dimaksud sudah ada di tangan majelis hakim.

"Perlu diketahui bahwa tidak ada pejabat di Enrekang ini yang jujur, semua proyek di seluruh unit kerja pasti ada keuntungannya, dan itu wajar, yang jelas kegiatan yang saya lakukan sudah sukses, dan keuntungan itu wajar," tandasnya. (fajar.co.id)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: