15 Jan 2010

Kinerja Tiga SKPD Masih Buruk

Kinerja Tiga SKPD Masih Buruk
Fajar, ENREKANG -- Kinerja tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Enrekang masuk kategori buruk sesuai hasil analisis terhadap beban kerja SKPD. Analisis itu dilakukan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN) bekerja sama dengan Pemkab Enrekang.


Tiga SKPD tersebut sesuai hasil analisis adalah Dinas Pertanian, Badan Pemberdayaan Masyarakat, serta Kantor Lingkungan Hidup. "Ketiga unit kerja ini perlu digenjot untuk memaksimalkan kinerja," ujar Wakil Bupati Enrekang, Nurhasan yang membacakan hasil analisis itu di hadapan para kepala SKPD, Jumat, 15 Januari.

Pada kesempatan itu, Bupati Enrekang, La Tinro La Tunrung dan Ketua DPRD Enrekang, Andi Natsir, menekankan seluruh kepala SKPD bersama staf agar lebih memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Nurhasan menjelaskan, berdasarkan hasil analisis beban kerja, secara umum kinerja SKPD di Enrekang rata-rata baik. Sebagai gambaran, kata dia, untuk tingkat dinas kerja yang masuk kategori cukup baik sekali adalah Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertambangan, Dinas Sosial Kependudukan dan Nakertrans, Dinas Kehutanan, serta Dinas Perhubungan Infokom dan Pariwisata.

Kategori baik adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Peternakan, sedangkan kategori cukup diraih Dinas Koperasi dan UKM. Hanya Dinas Pertanian yang masuk kategori buruk dan perlu digenjot.

Untuk unit kerja tingkat badan kategori baik sekali dicatat Badan Inspektorat, Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sedangkan kategori buruk adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat. Untuk tingkat kantor, kategori baik sekali, yakni Kantor Ketahanan Pangan, sementara kategori buruk adalah Kantor Lingkungan Hidup.

"Bagi unit kerja yang kinerjnya dinilai sudah maksimal, diharapkan untuk tetap berusaha meningkatkan kinerja lebih baik lagi. Unit kerja yang kurang baik itu, kita akan genjot agar bisa meningkatkan kinerjanya," harap Nurhasan. (kas)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: