25 Nov 2009

Foto Pengurus KPMM Tahun 2009



Dalam foto ini: Raizt Theeadha Duanya (koleksi foto), Nhinie Indah MiasTuti, Nurul Hasanah, Marlin Doery, Aditya Sastranegara, Udin Oi (koleksi foto), Rezki Alfira Gazali, Jaszlaw Reinkarna (koleksi foto), Agus Tondekan (koleksi foto | hapus tanda), Anto Mentos (koleksi foto), Afdhal Dury Massenrempulu, Apid Art, Hera Aja, Irsal OemAr (koleksi foto), Firdaus Hamzah






Ujian Nasional Digelar Maret 2010

Ujian Nasional Digelar Maret 2010
JAKARTA--Menteri Pendidikan Nasional Mohamad Nuh mengatakan dimajukannya ujian nasional (UN) yang sebelumnya berlangsung Mei menjadi Maret, karena pertimbangan adanya ujian ulang dan ujian susulan.

"Hal-hal yang sangat teknis, saya belum mempelajarinya, tetapi dugaan saya dimajukannya pelaksanaan ujian nasional karena akan ada ujian ulang dan ujian susulan," katanya di sela kunjungan kerjanya di Sekolah luar biasa (SLB) Negeri 4 Yogyakarta, Jalan Imogiri Barat, Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu sore.

Menurut dia, pada Peraturan Mendiknas (Permendiknas) Nomor 75 Tahun 2009 tentang ujian nasional SMP/MTS/SMA/SMK/MA pelaksanaannya pada Maret minggu ke empat. "Itu tidak akan merugikan siswa, karena ada ujian ulang dan ujian susulan, sehingga siswa yang tidak lulus maupun mereka yang tidak bisa ikut ujian utama, masih ada kesempatan untuk mengikuti ujian nasional," katanya.

Ketika ditanya wartawan terkait dengan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang melarang ujian nasional (UN) yang digelar Depdiknas, Mohamad Nuh mengatakan hingga kini dirinya belum membaca keputusan MA secara detil.

Ia tidak akan mengomentari keputusan itu sebelum membaca isinya secara lengkap, karena jika hanya mengetahui sepotong lalu berkomentar, bisa membingungkan masyarakat. Seperti yang dikatakan Mendiknas ketika mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Rabu (25/11) siang, beri kesempatan MA untuk menyampaikan secara resmi hasil keputusan tersebut. Selanjutnya, pihaknya akan mempelajari keputusan itu.

"Jika MA menolak kasasi pemerintah saya kira tidak apa-apa. Kami harus menghormati keputusan lembaga negara yang mengambil keputusan sesuai dengan bidangnya," katanya.

Namun, menurut dia, setelah kasasi juga ada hak untuk mengajukan peninjauan kembali (PK). Siapa pun harus menghormati dan menghargai hak hukum yang dimiliki seseorang atau lembaga.
"Selama belum ada keputusan final mengenai UN, semua tetap berjalan seperti biasa, mengingat program UN sudah diagendakan dan dianggarkan dalam APBN. Memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan hingga transformasinya kepada anak didik," katanya.

Bahkan ketika mendiknas mengunjungi SLB Negeri 4 Yogyakarta mengatakan standar kelulusan siswa dalam UN 2010 tidak akan dinaikkan, masih sama dengan tahun sebelumnya yaitu 5,5.
MA melarang UN yang digelar Depdiknas. Kasasi gugatan UN yang diajukan pemerintah ditolak MA. ant/tar



Guru dan Murid Sambut Lega Peniadaan UN

DEPOK--Keputusan Mahkamah Agung (MA) terkait peniadaan Ujian Nasional (UN) ,sambut baik pihak sekolah. Pasalnya, UN dianggap tidak mencerminkan kualitas akademik siswa.

"Saya sebagai pribadi setuju kalau memang benar UN ditiadakan, karena tidak mencerminkan kualitas akademik siswa. KAdang ada siswa yang sangat pintar matematika dan fisikanya, tapi bahasa Indonesianya lemah, bukan berarti siswa itu tidak pintar kan," ujar Humas SMA Negeri 1 Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Wirdan Ahya, kepada Republika, Rabu (25/11).

Menurut Wirdan, tidak adil rasanya jika menjadikan UN sebagai tolak ukur satu-satunya kelulusan siswa. Sementara siswa sudah belajar selama tiga tahun, dan ditentukan kelulusannya dalam waktu 4 sampai 5 hari. Ujian Nasional, bagi Wirdan, tidak mencerminkan kualitas akademis siswa karena banyak isu kecurangan yang bermain.

"SMA Negeri 1 selalu kalah peringkat UN-nya dari sekolah swasta yang tidak terdengar, mereka tingkat kelulusannya bisa 100 persen. Padahal,dari try outnya, SMA N 1, selalu di atas mereka, try out tingkat kelulusannya mencapai 70 hingga 80 persen dan sekolah swasta masih 0 persen. Tapi, waktu di sekolah kami ada yang tidak lulus UN, dia malah diterima di Jurusan Kedokteran UNPAD. Banyak yang tidak jujur di UN," terang Wirdan.

Menurutnya, seharusnya kelulusan siswa tidak hanya dilihat dari UN, tetapi juga nilai rapor siswa selama tiga tahun, dan kelakuan. "Seharusnya UN dikombinasikan dengan nilai rapor, dan sikap seperti tahun 1991" papar Wirdan.

Meskipun demikian, Wirdan menilai soal UN sudah proporsional mencakup pelajaran dari kelas 1 hingga kelas 3. Dia menambahkan, di SMA N 1 Depok, angka kelulusannya tidak seratus persen, ada beberapa anak yang tidak lulus UN. "Menurut saya, jika ada siswa yang tidak lulus, ada banyak faktor, mungkin sedang kurang sehat atau grogi," cetusnya.

Diah dan Astrid, siswa kelas 3 jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, SMA N 1 Depok mengaku senang jika pemerintah mau sejalan dengan MA untuk meniadakan UN. Menurut mereka, UN tidak adil karena menjadi satu-satunya penentu kelulusan.

"Saya senang banget kalau UN ditiadakan, soalnya nggak adil. Kita kan udah belajar selama tiga tahun, dan pelajaran yang dipelajari banyak. Tapi, kenapa dari beberapa pelajaran saja yang dinilai," ujar Astrid.

Hal yang senada juga dituturkan Diah, menurutnya UN tidak dapat dijadikan satu-satunya penentu kecerdasan siswa, apalagi kelulusan. "Saya senang kalau UN nggak ada, karena bukan satu-satunya tolak ukur siswa itu pintar atau nggak, mungkin aja ada siswa yang pinter nggak lulus karena dia sakit," ujarnya.

Namun begitu, jika UN tetap ada, mereka berdua optimis lulus UN. "Optimis persen lulus," kata Astrid dan Diah.

Sementara itu, Guru Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Al-Muhajirin, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Puji Supriah, mengatakan hal yang berbeda. Dia sangat setuju dengan adanya UN. "UN itu sangat baik untuk pengukur seberapa jauh pelajaran dikuasai siswa sehingga dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," ungkapnya.

Namun begitu, dia menyerahkan keputusan kepada mentri pendidikan tentang masalah ada tidaknya UN. "Saya mengikuti peraturan menteri pendidikan, kalau UN tidak ada ya kami ikuti," kata Puji. Di SMK Al-Muhajirin, kata Puji, tingkat kelulusannya selama tujuh kali UN 100 persen. c06/ahi



Prof Akhmaloka Terpilih Menjadi Rektor ITB

Prof Akhmaloka Terpilih Menjadi Rektor ITB
JAKARTA--Prof Akhmaloka, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), terpilih sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2010-2014 dalam proses pemilihan rektor di Gedung Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Jakarta, Senin (23/11) malam.

Dalam pemilihan tersebut, Prof Loka, sapaan akrab Prof Akhmaloka, unggul atas dua kandidat lain yaitu Prof Indra Djati Sidi dan Prof Adang Surahman dalam pemilihan yang dilakukan melalui pemungutan suara (voting) itu.

Prof Loka mendapat 19 suara, Prof Adang 5 suara dan Prof Indra Djati Sidi 3 suara.
Dalam pemungutan suara itu, komposisi suara terbagi atas Menteri Pendidikan Nasional (35 persen suara), dan 65 persen sisanya dibagi untuk anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITB yang terdiri dari 20 orang, termasuk di dalamnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

"Dalam pemilihan ini tak ada yang kalah atau menang. Hanya mereka mempercayakan amanat ini kepada saya," kata Prof Loka ketika dimintai pendapatnya terkait dengan kemenangannya.

Didampingi Rektor ITB periode 2005-2010, Djoko Susanto, Prof Loka menuturkan, banyak hal yang akan dilakukan ITB di masa depan. Salah satunya, ITB akan mempublikasikan lebih banyak hasil-hasil penelitian yang berguna bagi masyarakat. Tentunya, lanjutnya, dengan mempertimbangkan keunikan lokal Indonesia. Misalkan, pengembangan bangunan tahan gempa atau energi alternatif.

"Banyak penelitian di ITB yang sebenarnya bisa dikembangkan lagi menjadi produk-produk unggulan yang tidak saja membanggakan ITB, tetapi juga negeri ini. Karena itu,ITB di masa depan akan bertindak lebih konkrit lagi dan mengarah kepada pengembangan produk," kata pria kelahiran Cirebon, 1 Februari 1961 itu.

Ditanyakan soal dukungan dana, Prof Loka mengakui hal itu dana menjadi kendala bagi sejumlah penelitian yang sebenarnya bermanfaat bagi kemaslahatan umat. ITB akan menjalin kerjasama dengan para pihak, termasuk asing, untuk membuat "joint research".

"Kalau tahu caranya, kita bisa melakukan penelitian dengan dana terbatas. Tetapi dengan asing adalah alternatif terakhir," ujar doktor bioteknologi lulusan University Kent, Canterbury, Inggris.

Prof Loka mengatakan, dana bantuan penelitian yang diberikan pemerintah terbilang kecil, di kisaran Rp50 juta hingga Rp150 juta. Padahal, lembaga penelitian asing bisa memberi bantuan penelitian hingga maksimal 100 juta dolar Amerika.

"Kalau melihat angka-angka seperti ini, bantuan pemerintah rasanya kecil sekali. Tetapi kita bisa maklumi itu. Yang penting, kita harus berusaha mencari dana, tanpa mengorbankan harga diri bangsa," katanya.

Sementara itu, Djoko Sutanto menambahkan, hasil penelitian ITB cukup berwibawa di kalangan lembaga penelitian asing. Hal itu terlihat dari "citizen index" dimana bisa diketahui dengan cepat pihak mana saja yang merujuk pada hasil-hasil penelitian ITB.

"Dari 'citizen index' itu, hasil penelitian ITB cukup banyak di klik para pihak. Ini berarti hasil penelitian ITB layak dikembangkan lebih lanjut," tambah Djoko Sutanto. ant/taq

Putusan MA tak Pengaruhi Ujian Nasional

Putusan MA tak Pengaruhi Ujian Nasional
SEMARANG--Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof. Mungin Eddy Wibowo mengatakan, putusan Mahkamah Agung (MA) yang melarang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tak mempengaruhi penyelenggaraan UN pada 2010. "Kami akan tetap menyelenggarakan UN pada 2010 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan," katanya saat dihubungi dari Semarang, Rabu.

Menurut dia, sesuai dengan amanat PP Nomor 19/2005 tersebut, BSNP berkewajiban untuk menyelenggarakan UN bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain pemerintah, pemerintah daerah, setiap satuan pendidikan, termasuk kalangan perguruan tinggi. Penyelenggaraan UN 2010 menurut dia, juga didasari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 75/2009 tentang UN tingkat SMA dan SMP, serta Permendiknas Nomor 74/2009 tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD.

Ia mengatakan, sesuai PP Nomor 74/2009 tersebut, UN tingkat SMA, MA, dan SMK 2010 akan diselenggarakan pada minggu ketiga Maret 2010 mendatang, sedangkan UN untuk SMP akan diselenggarakan satu minggu setelah pelaksanaan UN tingkat SMA, MA, dan SMK. "Kami memang mengakui dalam penyelenggaraan UN terdapat berbagai tindak kecurangan, namun kami tetap melakukan evaluasi dan perbaikan berkaitan dengan penyelenggaraan UN setiap tahunnya," kata guru besar Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu.

Berkaitan dengan putusan MA itu, Mungin mengatakan, pihaknya akan mempelajari putusan MA terkait penolakan kasasi perkara UN yang diajukan pemerintah, sebab pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan salinan resmi putusan MA tersebut. Mungin menilai, penyelenggaraan UN secara obyektif, transparan, dan akuntabel tetap diperlukan, sebab hasilnya dapat digunakan untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional, menentukan kelulusan, dan digunakan dalam seleksi masuk ke perguruan tinggi.

"Namun, UN hanya salah satu indikator penentu kelulusan, sebab masih ada beberapa indikator lain yang menjadi penentu kelulusan selain UN, seperti ujian akhir sekolah (UAS)," kata Mungin.

Perkara itu bermula dari "citizen lawsuit" (gugatan warga negara) yang diajukan Kristiono dan kawan-kawan terhadap presiden, wakil presiden, Menteri Pendidikan Nasional, dan Ketua BSNP yang dinilai lalai memenuhi kebutuhan hak asasi manusia (HAM) di bidang pendidikan.

Pada peradilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, gugatan tersebut diterima. Pengadilan Tinggi Jakarta menguatkan putusan itu pada 6 Desember 2007. Pemerintah lalu mengajukan kasasi ke MA. Akhirnya, MA melarang UN yang digelar Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), sebab kasasi gugatan UN yang diajukan pemerintah ditolak MA. MA memutuskan menolak kasasi perkara itu dengan nomor register 2596 K/PDT/2008 yang diputus pada 14 September 2009. ant/kpo



23 Nov 2009

Mahasiswa UNM Juara Nasional Desain Poster DEPKES RI


Makasar,kpmmjogja--Mahasiswa Universitas Negeri Makassar kembali mengukir prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara 1, 2, & 3 lomba desain Poster yang berkaitan dengan informasi di bidang Kesehatan. Ialah Agusta, Faisal Syamsuddin, dan Faisal UA dari Fakultas Seni dan Desain UNM yang menyabet juara yang diserahkan langsung oleh ibu Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH., DR., PH. pada kamis 12/11 kemarin di Jakarta.

Dalam rangka memperingati hari kesehatan Nasional yang ke-45 Departemen Kesehatan RI menyelenggarakan berbagai jenis lomba berskala nasional, salah satu lomba yang dipertandingkan adalah lomba desain poster yang bertema tentang kesehatan. Dari sekitar 200an karya poster yang di terima panitia lomba, akhirnya pada tanggal 5/11 paniti menetapkan 5 desain terbaik dan desain terbaik pertama, kedua, dan ketiga dimenangkan oleh peserta dari UNM.

Berdasarkan keputusan menteri kesehatan RI no. 987/Menkes/SK/XI/2009 pertanggal 9/11, panitia mengundang seluruh pemenang ke Jakarta untuk menerima hadiah, dan pada tanggal 12/11 menteri kesahatan RI memberikan secara langsung penghargaan kepada seluruh pemenang lomba dalam rangka hari kesehatan Nasional ke 45 Departemen Kesehatan tersebut.

Menurut Faisal UA “lomba seperti ini setiap tahun diadakan, akan tetapi baru tahun ini karya dari seniman Makassar terpilih, ini adalah prestasi terbaik kami untuk lomba seperti ini, semoga semakin banyak karya-karya dari UNM yang dapat berbicara di tingkat nasional.” (humas UNM)



Pemilihan Rektor ITB Akan Digelar Malam Ini

republika,kpmmjogja--Tiga orang gurubesar akan bersaing memperebutkan 'kursi' Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2010-2014 yang akan digelar di Departemen Pendidikan Nasional (Dekdiknas) Jakarta, Senin (23/11) malam nanti.

Ketiga orang teknokrat itu adalah Wakil Rektor ITB Bidang Akademik ITB Prof Dr Adang Surachman MSc, Dekan Fakultas MIPA ITB Prof Dr Akhmaloka Dipl.Biotech PhD dan Prof Dr Indra Djati Sidi PhD (dosen Fakultas Teknik Sipil ITB).

Pemilihan Rektor ITB yang akan menggantikan Prof Dr Joko Santoso itu akan dipilih oleh Majelis Wali Amanat (WMA) ITB yang beranggotakan Menteri Pendidikan Nasional, Gubernur Jabar, Wakil Senat dan Akademik, Majelis Guru Besar, Ketua Ikatan Alumni IB seta representasi dari masyarakat.

"Sebelum dilakukan pemilihan Senin malam nanti, ketiga kandidat diberi waktu untuk presentasi masing-masing selama 10 menit," kata Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor ITB periode 2010-2014 Prof Dr Djoko Suharto dalam siaran persnya, Senin.

Proses pemilihan Rektor ITB akan dilakukan dalam Rapat Pleno yang diselenggarakan oleh Mejelis Wali Amanat (WMA) ITB yang dipimpin oleh ketuanya Yani Panigoro.

Djoko Suharto menyebutkan, mekanisme pemilihan rektor baru dimungkinkan dengan musyawarah untuk mufakat. Namun bila tidak tercapai mufakat, maka akan dilakukan melalui pemungutan suara atau voting. Dalam voting itu, Mendiknas M Nuh, memiliki 35 persen suara, sedangkan 65 persen sisanya dibagi untuk anggota MWA ITB yang terdiri dari 20 orang termasuk Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan.

Ketiga kandidat Rektor ITB itu mengerucut dari seleksi awal yang diikuti 29 bakal calon, kemudian melalui tahapan klarifikasi, verifikasi dan diskusi panel yang digelar secara marathon sejak Juli hingga Oktober 2009 lalu. "Para bakal calon rektor itu diwajibkan berinteraksi dengan masyarakat ITB," kata Djoko.

Sementara itu Rektor ITB periode 2005-2010, Prof Dr Djoko Santoso, tidak mencalonkan lagi untuk periode kedua kepemimpinannya di "Kampus Ganeca" itu.

Rektor terpilih, kata Djoko Suharto seusai pemilihan akan langsung bergabung dalam acara Malam Silaturahmi Keluarga Besar ITB di Griya Jenggala, Jakarta. ant/taq




Kareem Abdul Jabbar, Lompatan Iman Raja Basket



republika,kpmmjogja--Islam adalah anugerah yang tinggi dalam menunjukkan jalan kebenaran umat manusia.

Sosok Kareem Abdul Jabbar diakui banyak pemain basket sebagai salah satu pemain basket terbesar sepanjang masa. Shooting, Slam dunk, rebound, block , maupun aksi lainnya, sangat memukau. Tak jarang, lawannya dibuat kesulitan untuk membendung agresivitas pemain bertinggi badan 2,18 meter ini.

Dengan dukungan postur tubuhnya yang sangat tinggi, Kareem Abdul Jabbar sering kali melakukan aksi yang brilian. Lompatannya sering mengundang kagum para penonton maupun tim lawan. Atas aksi dan kesuksesannya membawa klubnya meraih tangga juara, Kareem Abdul Jabbar pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik di kompetisi liga bola basket Amerika Serikat (NBA Most Valuable Player ). Predikat itu diraihnya sebanyak enam kali.

Selama bermain di ajang NBA, ia berhasil membukukan rekor sebagai pencetak angka tertinggi sepanjang masa dengan 38.387 poin. Karenanya, ia mendapat julukan 'Raja Bola Basket'. Dan berkat prestasinya ini, 19 kali ia terpilih untuk memperkuat tim NBA All-Star.

Karier pria kelahiran New York City, 16 April 1947, di ajang bola basket Amerika dimulai ketika bermain untuk tim bola basket kampus, Universitas California, Los Angeles (UCLA). Aksi-aksinya di tim UCLA, mendapat perhatian serius para pelatih basket Amerika Serikat saat itu.

Dan tahun 1969, ia mendapat tawaran bermain di level kompetisi basket tertinggi di Amerika Serikat (NBA) dengan bergabung bersama klub Milwaukee Bucks. Di klub barunya ini, ia turut memberi andil besar dengan merebut juara NBA tahun 1970-1971.

Pada 1975, ia bergabung dengan tim basket asal Kota Los Angeles, LA Lakers. Di klub inilah karier Kareem makin melesat. Ia berhasil membawa La Lakers merebut sejumlah gelar juara untuk klubnya. Di samping itu, ia juga berhasil merebut gelar pribadi, yakni sebagai pemain terbaik NBA. Di klub ini, ia bermain sejak 1975-1989.


Masuk Islam
Atas aksi-aksinya yang hebat itu, Kareem menjadi salah satu pemain andalan NBA All-Star dan Amerika Serikat dalam ajang Olimpiade. Ia juga menjadi pemain kebanggaan negeri Paman Sam tersebut. Tak hanya itu, ia juga merupakan pemain kebanggaan umat Islam di seluruh dunia.

Ya, pemain bernama lengkap Ferdinand Lewis Alcindor Junior (Jr) ini, adalah salah seorang atlet NBA pemeluk Islam. Ia mendeklarasikan diri sebagai seorang Muslim pada saat kariernya tengah menanjak.

Saat itu, seusai mempersembahkan gelar juara NBA untuk Milwaukee Bucks tahun 1971, dan pada saat yang sama merebut gelar pemain terbaik ( Most Valuable Player , MPV) dan 'Rookie of the Year' (Pendatang baru terbaik) di Liga NBA, Kareem menyatakan diri memeluk Islam. Perpindahan kepercayaan dari Katolik menjadi Muslim ini, dirasakannya sebagai sebuah lompatan tertinggi selama hidupnya.

Ayahnya, Ferdinand Lewis Alcindor Sr, dan ibunya, Cora Lilian, adalah seorang pemeluk Katolik. Karenanya, sejak kecil ia mendapatkan pendidikan di sekolah Katolik. Oleh kedua orang tuanya, ia dimasukkan ke Saint Jude School. Ketika duduk di bangku SMA, ia berhasil membawa tim basket sekolahnya menjuarai New York City Catholic Championship.

Perkenalan Kareem dengan ajaran Islam terjadi lewat salah seorang temannya yang bernama Hamaas Abdul Khaalis. Ia mengenal Hamaas melalui ayahnya. Seperti halnya sang ayah yang seorang musisi jazz, Hamaas juga pernah mengeluti musik jazz. Dia adalah mantan drumer jazz. Dari Hamaas inilah, kemudian Kareem belajar banyak mengenai Islam. Ia juga sempat berkenalan dengan Muhammad Ali (Cassius Clay) yang sudah menjadi Muslim.

Nama budak
Setelah banyak belajar Islam dari Hamaas, tekadnya untuk memeluk Islam pun semakin bulat. Atas ajakan Hamaas, ia kemudian mendatangi sebuah pusat kebudayaan Afrika di Harlem, di mana kaum Muslimin menempati lantai lima gedung itu. ''Saya pergi ke sana dengan mengenakan jubah Afrika yang berwarna-warni,'' terangnya.

Kepada seorang pemuda yang ditemuinya di pusat kebudayaan Afrika ini, ia mengutarakan niatnya untuk menjadi seorang Muslim. Di hadapan mereka, ia mengucapkan dua kalimat syahadat. Ketika pertama kali mengucapkan kalimat syahadat, mereka memanggilnya dengan Abdul Kareem.

Namun, Hamaas berkata, ''Anda lebih tepat sebagai Abdul-Jabbar.'' Sejak saat itu, bertepatan dengan tanggal 1 Mei 1971 atau sehari setelah Milwaukee Bucks memenangi kejuaraan NBA, ia memutuskan untuk mengganti namanya dari Ferdinand Lewis Alcindor Jr menjadi Kareem Abdul-Jabbar. Keputusan untuk mengganti nama tersebut, menurut Kareem, juga didorong keinginan untuk menguatkan identitasnya sebagai orang Afro-Amerika dan sebagai seorang Muslim.

''Saya tidak akan menggunakan nama Alcindor. Secara literal itu adalah nama budak. Ada seorang laki-laki bernama Alcindor yang membawa keluarga saya dari Afrika Barat ke kepulauan Dominika. Dari sana mereka pergi ke kepulauan Trinidad, sebagai budak, dan mereka mempertahankan namanya. Mereka adalah budak-budak Alcindor. Jadi, Alcindor adalah nama penyalur budak. Ayah saya melacak hal ini di tempat penyimpanan arsip,'' terangnya.

Sebagai anak satu-satunya, keputusan Kareem untuk memeluk Islam sempat membuat khawatir kedua orang tuanya. Namun, kekhawatiran tersebut berhasil ia tepis. ''Mereka tahu saya bersungguh-sungguh. Saya pindah agama bukan untuk ketenaran. Saya sudah menjadi diri saya sendiri, dan melakukan itu dengan cara saya sendiri, apa pun konsekuensinya.''

Baginya, Islam adalah anugerah dan hidayah Allah yang tertinggi dalam menunjukkan jalan kebenaran bagi umat manusia.

Rajin Belajar

Di sela-sela kesibukannya bermain basket, Kareem masih sempat meluangkan waktu untuk mendalami Islam. ''Saya beralih ke sumber segala ilmu. Saya mempelajari bahasa Arab. Saya mulai membaca Alquran dalam bahasa Arab. Saya dapat menerjemahkannya dengan bantuan kamus. Untuk menerjemahkan tiga kalimat saya membutuhkan waktu 10 jam, tetapi saya memahami apa yang dimaksudkan secara gramatikal,'' ujarnya.

Namun, diakui dia, cukup sulit baginya untuk bisa menunaikan kewajiban shalat lima kali setiap hari. Kesulitan untuk menjalankan shalat lima waktu ini, terutama dirasakan ketika ia sedang bermain. ''Saya terlalu capai untuk bangun melakukan shalat Subuh. Saya harus bermain basket pada waktu Maghrib dan Isya. Saya akan tertidur sepanjang siang di mana saya seharusnya melakukan shalat Zuhur. Begitulah, saya tidak pernah bisa menegakkan disiplin itu,'' paparnya.

Begitu juga tatkala bulan Ramadhan tiba. Aktivitasnya yang cukup padat di lapangan, terkadang memaksanya untuk membatalkan puasa. Untuk membayar utang puasanya ini, Kareem selalu mengeluarkan fidyah.

''Karena saya tidak dapat berpuasa di bulan Ramadhan, saya selalu memberi makan sebuah keluarga. Saya memberi sedekah. Saya memberi uang kepada rekan sesama Muslim dan mengatakan kepadanya untuk apa uang itu.'' Pada 1973, Kareem mengunjungi Makkah, dan menunaikan ibadah haji.

Pada 28 Juni 1989, setelah 20 tahun menjalani karier profesionalnya, Kareem memutuskan untuk berhenti dari ajang NBA. Sejak berhenti bermain, menurut Kareem, dirinya menjadi semakin baik dan dapat menjalankan semua kewajibannya sebagai seorang Muslim.

''Saya rasa saya harus beradaptasi untuk hidup di Amerika. Yang dapat saya harapkan hanyalah semoga pada Hari Akhir nanti Allah rida atas apa yang telah saya lakukan,'' tukasnya.

Antara Akting, Menulis, dan Melatih

Setelah pensiun bermain basket, berbagai tawaran datang kepadanya. Namun, bukan tawaran untuk melatih sebuah tim bola basket, melainkan tawaran untuk beradu akting di depan kamera. Dunia akting sebenarnya bukan merupakan hal yang baru bagi seorang Kareem Abdul-Jabbar. Ketika masih memperkuat LA Lakers, ia pernah bermain di film Game of Death yang dirilis tahun 1978. Di film laga ini, ia harus beradu akting dengan Bruce Lee. Tawaran untuk bermain kedua kalinya di film layar lebar datang di tahun 1980. Saat itu ia harus memerankan tokoh kopilot Roger Murdock dalam film komedi Airplane! .

Penampilan Kareem di layar televisi dan film tidak berhenti sampai di situ. Ia tercatat pernah bermain di sejumlah serial televisi di Amerika Serikat. Di antaranya adalah serial komedi situasi Full House, Living Single, Amin, Everybody Loves Raymond, Martin, Different Strokes, The Fresh Prince of Bel-Air, Scrubs , dan Emergency! . Dia juga muncul di film televisi Stepen King's The Stand dan Slam Dunk Ernest . Di serial Full House , ia harus beradu akting dengan anaknya sendiri, Adam.

Pada 1994, Kareem juga menjajal peruntungannya di balik layar dengan menjadi co-producer eksekutif dari film televisi The Vernon Johns Story . Kemudian pada 2006, ia tampil dalam acara The Colbert Report . Pada 2008 ia berperan sebagai seorang manajer panggung dalam Nazi Gold .

Di luar dunia akting, ternyata ayah dari Habiba, Sultana, Kareem Jr, Amir, dan Adam ini memiliki bakat yang lain, yakni dalam bidang tulis menulis. Selain dikenal sebagai pemain basket dan bintang film, Kareem juga dikenal sebagai seorang penulis buku. Ia sudah menulis sedikitnya tujuh buku yang kesemuanya best seller .

Buku-buku hasil karyanya, antara lain Giant Steps yang ditulisnya bersama Peter Knobler (1987), Kareem (1990), Selected from Giant Steps (1999), Black Profiles in Courage: A Legacy of African-American Achievement yang ditulisnya bersama Alan Steinberg (1996), A Season on the Reservation: My Sojourn with the White Mountain Apaches yang ditulisnya bersama Stephen Singular (2000), Brothers in Arms: The Epic Story of the 761st Tank Battalion dan WWII's Forgotten Heroes yang ditulisnya bersama Anthony Walton (2005), dan On the Shoulders of Giants: My Journey Through the Harlem Renaissance yang ditulisnya bersama Raymond Obstfeld (2007).

Kendati demikian, olahraga basket tidak bisa dipisahkan dari diri Kareem. Salah satu keinginan terbesarnya saat ini adalah bisa melatih salah satu klub NBA. Setelah memutuskan berhenti bermain, posisi tertinggi Kareem hanya sebagai asisten pelatih sejumlah klub NBA. Los Angeles Clippers dan Seattle SuperSonics menggunakan jasanya untuk melatih center muda Michael Olowokandi dan Jerome James.

Pada 2005, ia kembali ke Lakers sebagai asisten khusus pelatih kepala Phil Jackson. Tugasnya mengasah kemampuan center muda Lakers, Andrew Bynum. Ia dinilai berhasil dengan semakin meningkatnya performa Bynum. Musim lalu, Kareem berjasa mengantarkan Lakers juara NBA dengan kontribusi 14 poin dan delapan rebound per game .

Ia juga pernah menjadi pelatih kepala, tapi hanya di tim sekelas Oklahoma Storm. Tim ini bermain di United States Basketball League pada 2002, sebuah liga kelas bawah tempat para pemain mengasah kemampuan sebelum berkiprah di NBA atau liga-liga lain. dia/sya/taq



Biodata :

Nama Asli : Ferdinand Lewis Alcindor Jr
Nama Muslim : Kareem Abdul Jabbar
Masuk Islam : 1971
Lahir : New York City, 16 April 1947
Orang Tua : Ferdinand Lewis Alcindor Sr dan Cora Lilian
Klub Pertama : Tim Basket UCLA

Klub Profesional :
- Milwaukee Bucks (1969-1975)
- LA Lakers (1975-1989)

Penghargaan:
- Enam kali NBA MPV (1971-1972, 1974, 1976-1977, 1980)
- 19 kali menjadi tim NBA All Star (1970-1977 dan 1979-1989).
- Dua kali Finalis NBA MPV (1971, 1985)
- 10 kali All-NBA Team (1971-1973, 1974, 1976-1977, 1980-1981, 1984, 1986).
- Lima kali All-NBA Second Team (1970, 1978-1979, 1983, 1985).
- Lima kali NBA All-Defensive First Team (1974-1975, 1979-1981)
- Enam kali NBA All-Defensive Second Team (1970-1971, 1976-1978, 1984).
- NBA Rookie of The Year (1970)
- NBA All-Rookie Team (1970); dan banyak lagi

Prestasi :
- Juara NBA (1971) bersama Milwaukee Bucks
- Juara NBA (1980, 1982, 1985, 1987, 1988) bersama LA Lakers




22 Nov 2009

Top Site in Indonesia : Facebook Nomor Wahid

Tidak diragukan lagi, Top site in Indonesia adalah facebook.com. Facebook yang diluncurkan pada Februari 2004 bahkan menjadi rangking kedua dunia di bawah google.com dan di atas yahoo.com yang telah berusia puluhan tahun.

Maka tidak heran dengan kesuksesan ini, perusahaan Facebook Inc mengumpulkan kekayaan US$ 1,5 miliar atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 13,5 triliun), ranking ke-785 orang terkaya dunia versi Majalah Forbes 2008. Padahal, pendirinya, Zuckerberg baru akan genap berusia 24 tahun pada Mei ini. Ia tak menyelesaikan kuliah di Harvard University tetapi berhasil membangun Facebook yang membuatnya mengumpulkan kekayaan sampai Rp 13,5 triliun. Siapapun akan menyebutnya luar biasa. “Dia adalah billionaire termuda di dunia saat ini, dan kami yakin ia adalah billionaire ter¬muda sepanjang sejarah yang mengumpulkan sendiri kekayaannya,” ujar Matthew Miller, associate editor Majalah Forbes.

Anehnya, menurut salah satu sumber dan ini bisa kita cek langsung di situs alexa.com, “ternyata 6 persen kekayaan facebook itu berasal dari negeri dimana orang tidak berfikir seperti layaknya pembuat facebook, namun mereka berfikir bagaimana menggunakan facebook, ya anda benar, Indonesia. Andai saja sebuah hit di facebook merepresentasikan kekayaan difacebook maka sudah dipastikan kekayaan facebook 6 persen dikeruk dari indonesia.” Ini kata penulis situsnya, bukan kata saya..he… Untuk membuktikannya, coba lihat grafik di bawah ini:
http://www.alexa.com/
Tapi, lain Indonesia lain Jepan. Di Jepang situs jejaring ini hanya menempati urutan ke 36 paling banyak dikunjungi penduduknya.
http://www.alexa.com/
Kayaknya, orang-orang Jepang tidak suka membuang-buang waktu dengan bermain facebook. Begitupun dengan Cina, cina yang kita ketahui sebagai Negara berpenduduk terbesar di dunia tidak nongol sama sekali di dalam grafik tersebut. Cina jauh di bawah Jepang apalagi Indonesia yang mayoritas penduduknya Bergama Islam. Mungkin cuman Islam KTP. Mudah-mudahan tidak, karena menurut ahli sejarah, pada tahun 2030 Indonesia akan menjadi power/kekuatan baru di dunia ini. Mudah-mudahan kita masih hidup dan dapat merasakan masa itu. Wallahu’alam.





21 Nov 2009

Wichitra Yasya, Duta Pelajar Kota Brisbane


Republika--Wichitra Yasya, 25 tahun, pelajar asal Indonesia, terpilih menjadi satu dari 21 Duta Pelajar Kota Brisbane, Australia. Ia bersama duta pelajar Brisbane dari negara lain seperti Brasil, Saudi Arabia, dan Jepang mengemban tugas mengkomunikasikan tentang Brisbane kepada siapa saja, termasuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi di 'Negeri Kanguru' tersebut.

''Bila ingin studi di Australia, pilihlah Brisbane. Wilayah ini nyaris sempurna dengan alam dan situasi yang mendukung tugas belajar kita,'' tutur Wichitra Yasya usai dilantik menjadi Duta Pelajar Kota Brisbane (Brisbane Student Ambassador) oleh Walikota Brisbane, Campbell Newman, belum lama ini.

Menurut Wichitra, kesempurnaan tersebut telah menjadikan Brisbane sebagai salah satu kota favorit pelajar asing untuk belajar di Australia. Saat ini, tercatat lebih dari 51 ribu pelajar asing dari berbagai negara tinggal di Brisbane.

Aspek terbaik tinggal di Brisbane, menurut Wichitra, adalah kota ini merupakan kota metropolitan yang sedang berkembang. Tapi tidak ada hiruk-pikuk kota besar . ''Jadi saya masih bisa bersantai dan menikmati hidup,'' cetusnya.

Selain itu, kata Wichitra, cuacanya sangat mendukung. Banyak yang bisa dilihat dan dilakukan, dari hutan sampai pantai, semuanya dapat dijangkau dari pusat kota. ''Semuanya mendukung lingkungan belajar yang sempurna,'' jelasnya.

Wichitra mengaku telah jatuh cinta pada Brisbane sejak pertamakali datang, sepuluh tahun silam. Dan saat ini ia memiliki kesempatan datang kembali untuk melanjutkan studi di University of Queesland Jurusan Master of Communication untuk 1,5 tahun ke depan. ''Saya selalu mencoba mempromosikan Brisbane kepada teman-teman di Indonesia, saat saya bertemu mereka ketika pulang, atau saat chatting, atau melalui situs jejaring sosial,'' tandasnya. eye.





Jelang Musda Golkar Enrekang La Tinro Bakal Melenggang Mulus

ENREKANG,parepos-- Ketua DPD II Partai Golkar Enrekang, Haji La Tinro La Tunrung diprediksi akan melenggang mulus alias tanpa saingan pada suksesi pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Enrekang pada musyawarah daerah (Musda) yang dijadwalkan Desember 2009 mendatang.

Hingga saat ini, Bupati Enrekang 2 periode itu belum memiliki saingan untuk menduduki puncak posisi Ketua DPD II Golkar Enrekang.
Beberapa sumber di internal Partai Golkar mengaku masih menginginkan La Tinro untuk memimpin DPD II Golkar.
Sekretaris Golkar, Andi Natsir, yang dihubungi kemarin, mengakui kalau belum ada calon yang layak di internal partai untuk bisa menyaingi kepemimpinan La Tinro selama menjabat ketua Golkar.
"Kami rasa belum layak menjadi ketua Golkar, sehingga kami masih menginginkan La Tinro menjadi ketua Golkar lima tahun ke depan," jelas ketua DPRD Enrekang ini.
Andi Natsir menilai, La Tinro telah banyak membantu dalam membesarkan partai beringin di Enrekang.
Terpisah, salah seorang pengurus Golkar, Amiruddin Syam, mengaku bisa saja maju bersaing sebagai Ketua Golkar Enrekang dengan syarat Haji La Tinro La Tunrung tidak lagi maju.





DuniaPustaka.Com : Download e-Book Gratis

Mau download e-book gratis? Salah satu alternatifnya adalah DuniaPustaka.Com. Situs ini menyediakan e-Book Gratis yang siap anda download tanpa harus login.

DuniaPustaka.com adalah situs yang menyediakan berbagai macam buku elektronik (E-book) Secara Gratis Kepada siapa saja. Di DuniaPustaka.com anda bisa mendapatkan berbagai macam buku meliputi buku materi pelajaran, latihan soal, panduan belajar, buku komputer, buku anak anak, buku cerita, buku hacking, buku persiapan menghadapi tes cpns dan spmb, buku buku keagamaan, buku kecantikan dan lain lain.Semua Buku yang ada di Duniapustaka.com adalah buku buku yang bisa di dapatkan secara gratis dari internet. DuniaPustaka.com Menggunakan jasahosting file gratis dari ziddu dan Rapidshare yang merupakan bagian dari filehosting terbaik yang ada di internet.

Bagi yang gemar 'mengoleksi' teman di facebook, anda dapat berpartisipasi menjadi penggemarnya. Sampai tulisan ini posting, jumlah penggemarnya telah mencapai 379,819 facebookers. Info lengkapnya, silahkan kunjungi langsung situsnya, link duniapustaka.com. Semoga bermanfaat.

20 Nov 2009

Dibuka, Beasiswa Pemerintah Jepang untuk Guru!

JAKARTA, KOMPAS.com — Kedutaan Besar Jepang kembali menawarkan beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) yang diperuntukkan bagi para guru pada tahun akademik 2010/2011. Beasiswa ditutup pada Januari 2010.

Program penataran guru nongelar tersebut akan berlangsung selama 1,5 tahun mulai Oktober 2010, termasuk enam bulan belajar bahasa Jepang. Syarat utamanya, pelamar harus berusia di bawah 35 tahun dan merupakan pengajar lulusan S-1 atau D-4 di jenjang SD, SMP, SMA/sederajat, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Pelamar telah mengajar lebih dari lima tahun di lembaga pendidikan formal pada 1 April 2010.

Untuk beasiswa ini, semua bidang pengajaran ditawarkan kecuali untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, Bahasa Arab, Pendidikan Agama, dan Perhotelan. Selain itu, pelamar harus bersedia belajar Bahasa Jepang karena bahasa pengantar di universitas adalah Bahasa Jepang.

Beasiswa Program Teacher Training ini tidak disertai ikatan dinas. Beasiswa meliputi tiket pergi-pulang kelas ekonomi Jakarta-Jepang, biaya ujian masuk, biaya kuliah, uang pendaftaran, dan disediakan asrama yang pembayarannya diatur sendiri oleh penerima beasiswa. Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh tunjangan bulanan sebesar 170.000 yen per bulan dan akan ada kemungkinan mengalami perubahan setiap saat.

Pendaftaran dibuka sejak 16 November 2009 dan ditutup pada 29 Januari 2010. Informasi dan formulir pendaftaran bisa dilihat dan diunduh di

sini





Unhas Salurkan 29 Jenis Beasiswa

MAKASSAR[Republika]--Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menyalurkan 29 jenis beasiswa dari donatur dengan total dana Rp14 miliar periode 2009. "Ke-29 jenis beasiswa itu bersumber dari yayasan atau lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan rokok," kata Pembantu Rektor III Unhas Nazaruddin Salam di Makassar, Rabu (21/10).

Dia mengatakan, dari total nilai beasiswa tersebut sudah sekitar Rp10 miliar yang disalurkan, sementara sisanya sebanyak Rp4 miliar akan disalurkan sebelum akhir tahun.
Sementara dari jumlah dana yang disalurkan itu, lanjutnya, sudah mampu menutupi kebutuhan biaya pendidikan 8.000 mahasiswa atau sekitar 30 persen dari total mahasiswa di Unhas.

Dari puluhan beasiswa tersebut, Nazaruddin mengatakan, ada beberapa kategori misalnya khusus diberikan bagi mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi, selain itu juga ada yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi, seperti menjuarai olimpiade sains. "Yang jelas, salah satu syarat utama dari pemberi beasiswa, rata-rata menetapkan IPK minimal 2,5 bagi setiap calon penerima mahasiswa," katanya.

Selain itu, dalam perkembangan hasil ujian semester, penerima beasiswa akan dipantau perkembangan prestasi belajarnya. Hanya yang mampu mempertahankan prestasi akan mendapatkan beasiswa secara kontinyu. "Hal itu berlaku bagi penerima beasiswa untuk program sarjana strata satu, magister dan doktor," ujarnya. ant/taq



Fisika tanpa Rumus Terus Dikembangkan

Republika--Pakar fisika Indonesia, Prof Dr Johanes Surya, PhD mengatakan, saat ini dia sedang mengembangkan pembelajaran fisika tanpa menggunakan rumus. Di beberapa daerah, pembelajaran ini telah berjalan dengan baik.

"Dengan belajar fisika tanpa rumus, ini mungkin akan menghilangkan keputusasaan siswa untuk belajar fisika," ujar Johanes pada Seminar Nasional MIPA di Balai Sidang Universitas Terbuka (UT), Pondok Cabe Tangerang, akhir pekan lalu.

Menurut Johanes, bila ditambah dengan multimedia, maka hasilnya akan luar biasa. Jadi nantinya pelajaran matematika terdiri dari gabungan teks, audio, gambar, dan animatif 3-G. ''Contohnya kita akan lihat bagaimana menjelaskan teks orang yang mengajarkan kimia dengan menggunakan lagu, mengerjakan atom dengan lagu, tetapi digabungkan dengan animasi 3-G," jelasnya.

Sementara, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam (MIPA) UT, Yuni Tri Hewindati mengatakan, menghadapi era teknologi bangsa Indonesia dihadapkan pada tantangan serius untuk membangun SDM nasional yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kemampuan profesional yang tinggi.

Menurut Yuni, dukungan iptek di bidang pendidikan dan pembelajaran menjadi sangat penting dan bersifat strategis bagi upaya peningkatan kualitas SDM. "Berangkat dari itu pula, FMIPA UT merasa perlu untuk mengangkat topik tentang multimedia yang kami kemas dalam bentuk seminar nasional bertema 'Pembelajaran Sains dan Teknologi dengan Pemanfaatan Multimedia','' jelasnya.

Tujuan dari seminar ini, kata Yuni, adalah untuk menghimpun gagasan, pemikiran, dan pengalaman dari para pakar akan pengembangan dan pendayagunaan teknologi dari multimedia bagi pembelajaran MIPA. Selain itu, lanjut dia, membuka wawasan akan peluang dan tantangan yang dihadapi pembelajaran MIPA dalam menghadapi perubahan era teknologi yang sangat pesat dan menyediakan informasi tentang berbagi inovasi media pembelajaran MIPA. eye



Free : Download Software Belajar Bahasa Inggris


Pada postingan pertama ini, kami akan mengulas salah satu software speak english. Kenapa tulisan pertama? Tulisan ini sebagai awal pencapaian visi kami di bidang pemanfaatan teknologi informasi. Ke depan, kpmmjogja akan menjadi portal referensi nomor satu bagi pelajar dan mahasiswa di Indonesia. - katanya, kita harusnya punya cita-cita tinggi biar berhasil, menjadi orang yang bermanfaat- Insya Allah. Ok..., lanjut ke pembahasan, sofware ini cocok digunakan sebagai alat bantu belajar bahasa inggris. Fitur yang disediakan beragam dan menarik, kita dapat menguji vocal dengan visualisasi yang menarik. Ada gambar -mahrajul huruf-nya- tempat keluarnya huruf. Lebih uniknya lagi, software ini free alias bebas, tinggal koneksi dengan internet dan download di situs penyedianya.

Software ini sangat membantu bagi pelajar dan mahasiswa yang sedang belajar atau persiapan TOEFL seperti ane..he..:) Sebagai tahapan dalam penggunaan sofware ini, silahkan download di sini, klik saja tulisan Download Now. Tapi, agar bisa digunakan, sediakan dulu headset yang bisa me-record karena suara kita akan direkam dan dibandingkan dengan suara teacher-nya. Jadi, kita seakan dibimbing oleh guru profesional tanpa harus mengeluarkan biaya les. Setelah selesai di download, ikuti tahapan instalasi seperti berikut:
1. Jalankan file exe-nya. File exe-nya adalah gambar ikon.
2. Klik tombol install dan tunggu sampai selesai.
3. Klik close untuk menutup proses instalasi.
4. Buat user dengan mengklik Create User.
5. Pada tahapan ini, kita sudah bisa menggunakannya. Agar lebih paham, silahkan jalankan demo-nya.
Link Download
Semoga bermanfaat, bagi yang ada masalah atau softwarenya tidak bisa di download, silahkan hubungi kami via email: agus_riandi@yahoo.co.id.





19 Nov 2009

Bangkitkan Atmosfer Penelitian Sejak Usia Dini


Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2009
Republika--Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional menyelenggarakan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2009. Kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.

OPSI merupakan wahana pengembangan dan kompetisi dalam bidang penelitian bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Atas, baik yang bersifat pengungkapan (discovery) maupun penemuan (invention). OPSI bertujuan untuk menjaring siswa-siswi yang memiliki bakat dalam bidang penelitian serta dapat menumbuhkembangkan budaya meneliti sejak usia dini, khususnya di kalangan siswa SMA. Dengan adanya kegiatan ini, siswa menjadi termotivasi untuk berkreasi dalam berbagai bidang ilmu sesuai dengan minat dan bakatnya. Sehingga ke depan diperoleh hasil penelitian yang orisinil, berkualitas, dan kompetitif.

Acara ini akan berlangsung mulai 16 – 20 November 2009, bertempat di Plaza Gedung A Departemen Pendidikan Nasional, Senayan, Jakarta Pusat. Sebanyak 89 peserta akan melakukan gelar poster dan pameran hasil penelitian di masing-masing stand pameran yang sudah disediakan. Selasa (17/11), masing-masing peserta sudah terlebih dahulu melakukan pemasangan poster penelitian di Plaza Gedung A, Depdiknas. Selanjutnya tiap peserta akan mempresentasikan hasil penelitian mereka pada dewan juri melalui wawancara langsung di lokasi pameran. Penilaian yang dilakukan oleh tim juri antara lain untuk menentukan makalah terbaik, display terbaik, dan interaksi terbaik. Adapun bidang-bidang yang diteliti meliputi Ekologi (Kimia, Lingkungan, Biologi) dan Sains (Fisika, Matematika, Komputer/Informatika).

Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, pada Rabu (18/11). Dilanjutkan dengan peninjauan pameran penelitian oleh Mendiknas. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat muncul talenta-talenta muda yang unggul dalam keilmuan, kreatif dalam berfikir, dan cekatan dalam bertindak.

Kepala Sub Direktorat Kesiswaan, Dr. Mukhlis Catio M.Ed memberikan pengarahan pada peserta OPSI dalam technical meeting, Senin (16/11). Menurutnya, OPSI merupakan kegiatan berskala nasional yang sangat penting dan bergengsi, karena orientasinya sampai ke tingkat internasional. “Saya berpesan agar para siswa dapat mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh dengan persiapan yang matang, menguasai bahan penelitian, tidak gugup, kosentrasi, tenang. Sehingga nanti pada saatnya melakukan presentasi anak-anak tidak kecewa. Ada tiga komponen dalam penentuan pemenang, penilaian naskah, hasil presentasi, dan penilaian poster penelitian. Siswa yang menang dalam lomba ini nanti akan dikutsertakan dalam ajang penelitian tingkat dunia. Namun sebelumnya mengikuti proses pembinaan terlebih dulu,” ujar Dr. Mukhlis Catio.

Menurut Dr. Mukhlis Catio, OPSI akan menjadi program nasional setiap tahunnya. “Oleh karena itu kita akan terus kita mensosialisasikan program ini di sekolah baik pada guru maupun siswa. Karena kita sangat membutuhkan peneliti-peneliti muda berbakat di era mendatang. Dari SMA sudah memiliki hobi meneliti, sudah ada kemauan, sudah ada kemajuan, sehingga meneliti akan menjadi kebiasaan dan budaya di sekolah. Inilah yang kita harapkan nanti,” pungkasnya.

Kepala Seksi Bakat dan Prestasi Siswa Suharlan SH, MM menambahkan, OPSI adalah terobosan baru bidang penelitian remaja. Dulunya kegiatan ini bernama LPIR (Lomba Penelitian Ilmiah Remaja). Selain menghadirkan nuansa baru dari segi nama, OPSI juga menampilkan kemasan-kemasan yang lebih menarik dengan perpaduan antara konsep olimpiade internasional yaitu INEPO (International Environmental Project Olympiad) dan ICYS (International Conference of Young Scientists). Bahkan konsep OPSI ini, menurutnya nanti lebih sempurna daripada ajang internasional.

“Ada dua model penelitian internasional, yang pertama hanya ada poster dan hasil penelitian saja dan sedikit wawancara atau dialog. Sedangkan pola internasional yang kedua, tidak ada poster, tapi hanya berdasarkan presentasi atau wawancara. Nah, OPSI di sini paduan di antara kedua-duanya. Jadi lebih sempurna. Dalam OPSI ini ada peningkatan, selain mampu meneliti, siswa juga diharapkan mampu berbahasa Inggris. Ini adalah sebuah terobosan baru. Nanti ke depan OPSI ini akan terus berkembang, tidak hanya penelitian bidang ekologi dan sains saja tapi juga akan merambah ke bidang-bidang lainnya seperti bahasa/sastra, sosial, dan ilmu-ilmu lainnya. Nantinya para siswa yang menang dari OPSI ini akan mengikuti pembinaan ke tingkat internasional. Peserta yang lolos mengikuti pembinaan akan diikutsertakan pada olimpiade penelitian internasional.Diharapkan anak-anak cukup bergairah mengikuti kegiatan ini, karena konsep ke depan lebih baik, semoga kegiatan OPSI ini dapat dibuat secara berjenjang, sama seperti Olimpiade Sains Nasional,” ujar Suharlan.

Lebih lanjut Suharlan menambahkan, yang paling penting dibangun dari OPSI ini adalah sistem dan mekanisme dari proses seleksi. Sama halnya dengan Olimpiade Sains Nasional. Tahun 2009 ini adalah langkah awal terobosan baru di bidang penelitian, dan juga merupakan perubahan pola secara bertahap dari LPIR menjadi OPSI. “Terkait dengan sistem, kami sudah melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Respon positif diperoleh dari perguruan tinggi dan dinas, sehingga pada tahun 2010 diharapkan kegiatan OPSI sudah memasyarakat, karena yang ingin kita bangun adalah bagaimana kultur dan budaya meneliti dapat berkembang di semua sekolah, baik negeri maupun swasta.” Tambahnya.


Guru Madrasah Swasta Digaji Rp 5.000

Republika--Guru madrasah swasta di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, hanya digaji Rp5.000 per bulan, bahkan ada yang tidak menerima gaji sama sekali.

"Gaji Rp5.000 itu merupakan gaji rutin tiap bulan, kadang kalau lembaga ada biaya tambahan saya menerima gaji hingga Rp7.000," kata guru Madrasah Diniyah Islamiyah, Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Mohammad Ghozi, kepada ANTARA, Rabu.

Dalam seminggu, ayah empat orang anak ini mengajar di lembaga tersebut selama dua kali. Ghozi mengajar ilmu Fiqh (hukum Islam) dan Tajwid (kaidah membaca Alquran).

Meski hanya digaji Rp5.000 per bulan, tapi alumnus Pesantren Nurul Djadid ini mengaku tidak keberatan. Sebab hal itu dilakukan untuk membantu nasib anak-anak keluarga miskin yang ada di wilayah tersebut.

"Saya tidak bisa menuntut lebih banyak kepada lembaga. Sebab saya tahu sendiri sumbangan dari murid-murid hanya Rp500 per bulan," katanya. Lembaga pendidikan Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren As-Zubair, asuhan K.H. Mahrus Ali ini, kondisinya memang sangat memprihatinkan.

Ruang kelas yang mereka tempati untuk belajar sangat tidak layak sebagai sebuah lembaga pendidikan. Selain belajar di lesehan layaknya sistem pembelajaran kuno, lantai dan ruangan sekolah juga retak-retak. Bahkan sebagian di antara para siswa khususnya untuk siswa kelas akhir terpaksa belajar di musalla.

Ghozi, bukan satu-satunya guru Madrasah Diniyah di Pamekasan yang hanya menerima gaji sangat kecil, namun hal itu dialami guru madrasah lain di Pamekasan secara khusus dan umumnya di Madura.

Matnin misalnya. Guru Madrasah asal Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Pamekasan ini justru tidak mendapat bayaran sama sekali di lembaga tempat ia mengajar. Padahal jarak tempuh tempat Matnin mengajar mencapai 53 kilometer, tepatnya di Pesantren Sumber Mas, Desa Rombiya, Kecamatan Ganding, Sumenep.

Setiap kali mengangar, mahasiswa pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya ini harus menyisihkan sejumlah uang untuk membeli bensin.

"Saya hanya menerima honor di akhir tahun pelajaran berupa sejumlah uang dan seragam guru," katanya. Meski demikian ia mengaku tidak mempersoalkan jumlah honor yang ia terima. Selain karena ingin mengabdi kepada lembaga yang membesarkannya saat belajar di lembaga tersebut, profesinya sebagai guru, hanya sampingan saja.

"Bagi saya ini mengajar di madrasah ini bukan pekerjaan yang pokok. Niat saya hanya membantu saja. Karena saya tahu seperti apa kondisi pendidikan pesantren yang sebenarnya," tutur Matnin.

Meski demikian, ia berharap ke depan pemerintah bisa memberikan memberikan perhatian terhadap para guru yang mengajar di pesantren. Sebab tidak sedikit di antara guru pesantren yang memang berprofesi sebagai guru, bukan hanya sebagai pekerjaan sampingan.

"Banyak di antara guru di sana yang memang fokus mengajar, bukan seperti saya ini. Kan mereka kasihan jika tidak mendapat perhatian. Padahal, mereka sangat berjasa bagi para generasi muda khususnya dari kelompok masyarakat dengan labat belakang ekonomi rendah," kata Matnin, yang pegawai salah satu bank syariah di Pamekasan itu. ant/pur



18 Nov 2009

Fakta di Balik Kriminalisasi KPK, dan Keterlibatan SBY

Oleh : Rina Dewreight
Apa yang terjadi selama ini sebetulnya bukanlah kasus yang sebenarnya, tetapi hanya sebuah ujung dari konspirasi besar yang memang bertujuan mengkriminalisasi institusi KPK. Dengan cara terlebih dahulu mengkriminalisasi pimpinan, kemudian menggantinya sesuai dengan orang-orang yang sudah dipilih oleh “sang sutradara”, akibatnya, meskipun nanti lembaga ini masih ada namun tetap akan dimandulkan.

Agar Anda semua bisa melihat persoalan ini lebih jernih, mari kita telusuri mulai dari kasus Antasari Azhar. Sebagai pimpinan KPK yang baru, menggantikan Taufiqurahman Ruqi, gerakan Antasari memang luar biasa. Dia main tabrak kanan dan kiri, siapa pun dibabat, termasuk besan Presiden SBY.

Antasari yang disebut-sebut sebagai orangnya Megawati (PDIP), ini tidak pandang bulu karena siapapun yang terkait korupsi langsung disikat. Bahkan, beberapa konglomerat hitam — yang kasusnya masih menggantung pada era sebelum era Antasari, sudah masuk dalam agenda pemeriksaaanya.

Tindakan Antasari yang hajar kanan-kiri, dinilai Jaksa Agung Hendarman sebagai bentuk balasan dari sikap Kejaksaan Agung yang tebang pilih, dimana waktu Hendraman jadi Jampindsus, dialah yang paling rajin menangkapi Kepala Daerah dari Fraksi PDIP. Bahkan atas sukses menjebloskan Kepala Daerah dari PDIP, dan orang-orang yang dianggap orangnya Megawati, seperti ECW Neloe, maka Hendarman pun dihadiahi jabatan sebagai Jaksa Agung.

Setelah menjadi Jaksa Agung, Hendarman makin resah, karena waktu itu banyak pihak termasuk DPR menghendaki agar kasus BLBI yang melibatkan banyak konglomerat hitam dan kasusnya masih terkatung –katung di Kejaksaan dan Kepolisian untuk dilimpahkan atau diambilalih KPK. Tentu saja hal ini sangat tidak diterima kalangan kejaksaan, dan Bareskrim, karena selama ini para pengusaha ini adalah tambang duit dari para aparat Kejaksaan dan Kepolisian, khususnya Bareskrim. Sekedar diketahui Bareskrim adalah supplier keungan untuk Kapolri dan jajaran perwira polisi lainnya.

Sikap Antasari yang berani menahan besan SBY, sebetulnya membuat SBY sangat marah kala itu. Hanya, waktu itu ia harus menahan diri, karena dia harus menjaga citra, apalagi moment penahanan besannya mendekati Pemilu, dimana dia akan mencalonkan lagi. SBY juga dinasehati oleh orang-orang dekatnya agar moment itu nantinya dapat dipakai untuk bahan kampanye, bahwa seorang SBY tidak pandang bulu dalam memberantas korupsi. SBY terus mendendam apalagi, setiap ketemu menantunya Anisa Pohan , suka menangis sambil menanyakan nasib ayahnya.

Dendam SBY yang membara inilah yang dimanfaatkan oleh Kapolri dan Jaksa Agung untuk mendekati SBY, dan menyusun rencana untuk “melenyapkan” Antasari. Tak hanya itu, Jaksa Agung dan Kapolri juga membawa konglomerat hitam pengemplang BLBI [seperti Syamsul Nursalim, Agus Anwar, Liem Sioe Liong, dan lain-lainnya) , dan konglomerat yang tersandung kasus lainnya seperti James Riyadi (kasus penyuapan yang melibatkan salah satu putra mahkota Lippo, Billy Sindoro terhadap oknun KPPU dalam masalah Lipo-enet/Astro, dimana waktu itu Billy langsung ditangkap KPK dan ditahan), Harry Tanoe (kasus NCD Bodong dan Sisminbakum yang selama masih mengantung di KPK), Tommy Winata (kasus perusahaan ikan di Kendari, Tommy baru sekali diperiksa KPK), Sukanto Tanoto (penggelapan pajak Asian Agri), dan beberapa konglomerat lainnya].

Para konglomerat hitam itu berjanji akan membiayai pemilu SBY, namun mereka minta agar kasus BLBI , dan kasus-kasus lainnya tidak ditangani KPK. Jalur pintas yang mereka tempuh untuk “menghabisi Antasari “ adalah lewat media. Waktu itu sekitar bulan Februari- Maret 2008 semua wartawan Kepolisian dan juga Kejaksaan (sebagian besar adalah wartawan brodex – wartawan yang juga doyan suap) diajak rapat di Hotel Bellagio Kuningan. Ada dana yang sangat besar untuk membayar media, di mana tugas media mencari sekecil apapun kesalahan Antasari. Intinya media harus mengkriminalisasi Antasari, sehingga ada alasan menggusur Antasari.

Nyatanya, tidak semua wartawan itu “hitam”, namun ada juga wartawan yang masih putih, sehingga gerakan mengkriminalisaai Antasari lewat media tidak berhasil.

Antasari sendiri bukan tidak tahu gerakan-gerakan yang dilakukan Kapolri dan Jaksa Agung yang di back up SBY untuk menjatuhkannya. Antasari bukannya malah nurut atau takut, justeru malah menjadi-hadi dan terkesan melawan SBY. Misalnya Antasari yang mengetahui Bank Century telah dijadikan “alat” untuk mengeluarkan duit negara untuk membiayai kampanye SBY, justru berkoar akan membongkar skandal bank itu. Antasari sangat tahu siapa saja operator –operator Century, dimana Sri Mulyani dan Budiono bertugas mengucurkan duit dari kas negara, kemudian Hartati Mudaya, dan Budi Sampurna, (adik Putra Sanpurna) bertindak sebagai nasabah besar yang seolah-olah menyimpan dana di Century, sehingga dapat ganti rugi, dan uang inilah yang digunakan untuk biaya kampanye SBY.

Tentu saja, dana tersebut dijalankan oleh Hartati Murdaya, dalam kapasitasnya sebagai Bendahara Paratai Demokrat, dan diawasi oleh Eddy Baskoro plus Djoko Sujanto (Menkolhukam) yang waktu itu jadi Bendahara Tim Sukses SBY. Modus penggerogotan duit Negara ini biar rapi maka harus melibatkan orang bank (agar terkesan Bank Century diselamatkan pemerintah), maka ditugaskan lah Agus Martowardoyo (Dirut Bank Mandiri), yang kabarnya akan dijadikan Gubernur BI ini. Agus Marto lalu menyuruh Sumaryono (pejabat Bank Mandiri yang terkenal lici dan korup) untuk memimpin Bank Century saat pemerintah mulai mengalirkan duit 6,7 T ke Bank Century.

Antasari bukan hanya akan membongkar Century, tetapi dia juga mengancam akan membongkar proyek IT di KPU, dimana dalam tendernya dimenangkan oleh perusahaannya Hartati Murdaya (Bendahara Demokrat). Antasari sudah menjadi bola liar, ia membahayakan bukan hanya SBY tetapi juga Kepolisian, Kejaksaan, dan para konglomerat , serta para innercycle SBY. Akhirnya Kapolri dan Kejaksaan Agung membungkam Antasari. Melalui para intel akhirnya diketahui orang-orang dekat Antasari untuk menggunakan menjerat Antasari.

Orang pertama yang digunakan adalah Nasrudin Zulkarnaen. Nasrudin memang cukup dekat Antasari sejak Antasari menjadi Kajari, dan Nasrudin masih menjadi pegawai. Maklum Nasrudin ini memang dikenal sebagai Markus (Makelar Kasus). Dan ketika Antasari menjadi Ketua KPK, Nasrudin melaporkan kalau ada korupsi di tubuh PT Rajawali Nusantara Indonesia (induk Rajawali Putra Banjaran). Antasari minta data-data tersebut, Nasrudin menyanggupi, tetapi dengan catatan Antasari harus menjerat seluruh jajaran direksi PT Rajawali, dan merekomendasarkan ke Menteri BUMN agar ia yang dipilih menjadi dirut PT RNI, begitu jajaran direksi PT RNI ditangkap KPK.

Antasari tadinya menyanggupi transaksi ini, namun data yang diberikan Nasrudin ternyata tidak cukup bukti untuk menyeret direksi RNI, sehingga Antasari belum bisa memenuhi permintaan Nasrudin. Seorang intel polsi yang mencium kekecewaan Nasrudin, akhirnya mengajak Nasrudin untuk bergabung untuk melindas Antasari. Dengan iming-iming, jasanya akan dilaporkan ke Presiden SBY dan akan diberi uang yang banyak, maka skenario pun disusun, dimana Nasrudin disuruh mengumpan Rani Yulianti untuk menjebak Antasari.

Rupanya dalam rapat antara Kapolri dan Kejaksaan, yang diikuti Kabareskrim. melihat kalau skenario menurunkan Antasari hanya dengan umpan perempuan, maka alasan untuk mengganti Antasari sangat lemah. Oleh karena itu tercetuslah ide untuk melenyapkan Nasrudin, dimana dibuat skenario seolah yang melakukan Antasari. Agar lebih sempurna, maka dilibatkanlah pengusaha Sigit Hario Wibisono. Mengapa polisi dan kejaksaan memilih Sigit, karena seperti Nasrudin, Sigit adalah kawan Antasari, yang kebetulan juga akan dibidik oleh Antasari dalam kasus penggelapan dana di Departemen Sosial sebasar Rp 400 miliar.

Sigit yang pernah menjadi staf ahli di Depsos ini ternyata menggelapakan dana bantuan tsunami sebesar Rp 400 miliar. Sebagai teman, Antasari, mengingatkan agar Sigit lebih baik mengaku, sehingga tidak harus “dipaksa KPK”. Nah Sigit yang juga punya hubungan dekat dengan Polisi dan Kejaksaan, mengaku merasa ditekan Antasari. Di situlah kemudian Polisi dan Kejaksaan melibatkan Sigit dengan meminta untuk memancing Antasari ke rumahnya, dan diajak ngobrol seputar tekana-tekanan yang dilakukan oleh Nasrudin. Terutama, yang berkait dengan “terjebaknya: Antasari di sebuah hotel dengan istri ketiga Nasrudin.

Nasrudin yang sudah berbunga-bunga, tidak pernah menyangka, bahwa akhirnya dirinyalah yang dijadikan korban, untuk melengserkan Antasari selama-laamnya dari KPK. Dan akhirnya disusun skenario yang sekarang seperti diajukan polisi dalam BAP-nya. Kalau mau jujur, eksekutor Nasrudin buknalah tiga orang yangs sekarang ditahan polisi, tetapi seorang polisi (Brimob ) yang terlatih.

Bibit dan Chandra. Lalu bagaimana dengan Bibit dan Chandra? Kepolisian dan Kejaksaan berpikir dengan dibuinya Antasari, maka KPK akan melemah. Dalam kenyataannya, tidak demikian. Bibit dan Chandra , termasuk yang rajin meneruskan pekerjaan Antasari. Seminggu sebelum Antasari ditangkap, Antasari pesan wanti-wanti agar apabila terjadi apa-apa pada dirinya, maka penelusuran Bank Century dan IT KPU harus diteruskan.
Itulah sebabnya KPK terus akan menyelidiki Bank Century, dengan terus melakukan penyadapan-penyadap an. Nah saat melakukan berbagai penyadapan, nyangkutlah Susno yang lagi terima duit dari Budi Sammpoerna sebesar Rp 10 miliar, saat Budi mencairkan tahap pertama sebasar US $ 18 juta atau 180 miliar dari Bank Century. Sebetulnya ini bukan berkait dengan peran Susno yang telah membuat surat ke Bank Century (itu dibuat seperti itu biar seolah–olah duit komisi), duit itu merupakan pembagian dari hasil jarahan Bank Century untuk para perwira Polri. Hal ini bisa dipahami, soalnya polisi kan tahu modus operansi pembobolan duit negara melalui Century oleh inner cycle SBY.

Bibit dan Chandra adalah dua pimpinan KPK yang intens akan membuka skandal bank Bank Century. Nah, karena dua orang ini membahayakan, Susno pun ditugasi untuk mencari-cari kesalahan Bibit dan Chandra. Melalui seorang Markus (Eddy Sumarsono) diketahui, bahwa Bibit dan Chandra mengeluarkan surat cekal untuk Anggoro. Maka dari situlah kemudian dibuat Bibit dan Chandra melakukan penyalahgunaan wewenang.

Nah, saat masih dituduh menyalahgunakan wewenang, rupanya Bibit dan Chandra bersama para pengacara terus melawan, karena alibi itu sangat lemah, maka disusunlah skenario terjadinya pemerasan. Di sinilah Antasari dibujuk dengan iming-iming, ia akan dibebaskan dengan bertahap (dihukum tapi tidak berat), namun dia harus membuat testimony, bahwa Bibit dan Chandra melakukan pemerasan.

Berbagai cara dilakukan, Anggoro yang memang dibidik KPK, dijanjikan akan diselsaikan masalahnya Kepolisian dan Jaksa, maka disusunlah berbagai skenario yang melibatkanAnggodo, karena Angodo juga selama ini sudah biasa menjadi Markus. Persoalan menjadi runyam, ketika media mulai mengeluarkan sedikir rekaman yang ada kalimat R1-nya. Saat dimuat media, SBY konon sangat gusar, juga orang-orang dekatnya, apalagi Bibit dan Chandra sangat tahu kasus Bank Century. Kapolri dan Jaksa Agung konon ditegur habis Presiden SBY agar persoalan tidak meluas, maka ditahanlah Bibit dan Chandra ditahan. Tanpa diduga, rupanya penahaan Bibit dan Chandra mendapat reaksi yang luar biasa dari publik maka Presiden pun sempat keder dan menugaskan Denny Indrayana untuk menghubungi para pakar hokum untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF).

Demikian, sebetulnya bahwa ujung persoalan adalah SBY, Jaksa Agung, Kapolri, Joko Suyanto, dan para kongloemrat hitam, serta innercycle SBY (pengumpul duit untk pemilu legislative dan presiden). RASANYA ENDING PERSOALAN INI AKAN PANJANG, KARENA SBY PASTI TIDAK AKAN BERANI BERSIKAP. Satu catatan, Anggoro dan Anggodo, termasuk penyumbang Pemilu yang paling besar.

Jadi mana mungkin Polisi atau Jaksa, bahkan Presiden SBY sekalipun berani menangkap Anggodo!



Profil Beddu Amang


Beddu Amang
lahir di Ujung Pandang, 7 Agustus 1936. Menye-lesaikan S-1 (Ir) dari Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) pada Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian (1977), S-2 (MA) dan S-3 (PhD) dalam bidang Economic Development dari University of California, Davis USA, masing-masing tahun 1981 dan 1984. Menjadi Asisten I Menteri Negara Pangan (1993-1996), sebelum diangkat sebagai Kepala Bulog periode 1995-1998, pernah menjadi Deputi Pengadaan dan Penyaluran Bulog (1998-1999). Ketua Umum PP PERHEPI (Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia) dua periode: 1993-1996 dan 1996-1999. Pernah menjabat sebagai Presiden ASAE (Asian Society of Agricultural Economist) periode 1996-1999. Sejak Juli 1997 diangkat sebagai Guru Besar Luar Biasa di Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang. Menulis banyak artikel pada berbagai Jurnal Ilmiah dan Semi-Ilmiah, menulis sejumlah buku yang terkait dengan pangan diterbitkan oleh PT Dharma Karsa Utama Jakarta, menyampaikan berbagai makalah dalam pertemuan ilmiah di dalam dan luar negari, dan menjadi ketua penyunting untuk buku Ekonomi Kedelai (1996) dan Ekonomi Minyak Goreng (1996) yang diterbitkan oleh IPB Press.





Promosi Dajjal Di Balik Film 2012


[Eramuslim}--Benarlah Ahmad Thomson ketika di dalam bukunya yang berjudul Dajjal – The AntiChrist mengatakan bahwa dunia yang sedang kita jalani dewasa ini –terutama sejak hampir satu abad yang lalu- telah menjadi sebuah Sistem Dajjal. Peradaban dunia semenjak raibnya sistem Islam yang bernama Khilafah Islamiyyah telah perlahan namun pasti mengarah dan membentuk diri menjadi sebuah peradaban yang sarat dengan Dajjalic Values. Kian hari kian nyata bahwa nilai-nilai Ilahi yang suci dan mulia secara sistematis mengalami marginalisasi alias penghapusan.


Sedemikian hegemoniknya sistem Dajjal sehingga menurut Ahmad Thomson bilamana dalam waktu dekat si oknum Dajjal muncul ke tengah umat manusia, maka ia akan segera dinobatkan menjadi pemimpin sistem tersebut. Sebab sistem yang dibangun dengan sebutan Novus Ordo Seclorum (the New World Order) ini sangat compatible dengan karakteristik oknum Dajjal. Berbagai lini kehidupan telah dirancang dan dibentuk agar cocok dengan the arrival of the AntiChrist (kedatangan Dajjal). Segenap lini kehidupan manusia yang mencakup ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, militer, pertahanan-keamanan, pendidikan dan hukum dijauhkan dari dienullah alias nilai-nilai Islam. Bahkan aspek entertainment-pun diarahkan untuk menyambut kedatangan Dajjal.

Bunuh Diri di Kalangan Tentara AS, Mengerikan


[eramuslim] Militer AS mengakui, tahun 2009 merupakan tahun yang berat buat mereka, karena banyaknya tentara AS yang bunuh diri. Kasus-kasus tentara bunuh diri diperkirakan akan meningkat tahun ini dan tahun 2009 akan menjadi tahun bunuh diri di kemiliteran AS.



"Kami akan mengakhiri tahun ini dengan kasus-kasus bunuh diri yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Ini sangat mengerikan dan saya tidak mau main-main dengan angka-angka yang sangat signifikan itu," kata Jenderal Peter Chiarelli, wakil kepala staff militer AS dalam briefing di Pentagon.

Chiarelli menyatakan, pihak militer belum tahu pasti apa penyebab tingginya tingkat bunuh diri di kalangan tentaranya. Apalagi, kata Chiarelli, sepertiga dari kasus-kasus bunuh diri yang terjadi di kemiliteran AS, dilakukan oleh tentara yang belum pernah ditugaskan ke medan perang di luar negeri.

Baru-baru ini, militer AS mengumumkan bahwa satu dari lima tentara AS berpangkat rendah menderita problem kesehatan mental, seperti stress dan depresi.

Dan publik AS baru saja dikejutkan dengan aksi penembakan yang dilakukan oleh Mayor Nidal Malik Hasan di basis militer AS Fort Hood, Texas. Padahal, Hasan adalah seorang dokter militer yang kerap menangani tentara-tentara AS yang trauma akibat perang. (ln/prtv)



Enrekang mengalami Pemadaman Bergilir

ENREKANG[parepos] -- Seringnya lampu padam yang diakibatkan krisis air dan kerusakan di PLTG Sengkang, mengakibatkan perekonomian masyarakat Enrekang, termasuk kinerja pelayanan SKPD di lingkup Pemkab Enrekang terganggu.

Ironisnya, Pemkab belum melakukan langkah antisipatif semisal menganggarkan pengadaan genset untuk keperluan SKPD.
Pemerintah daerah hanya terfokus pada pembangunan PLTMH yang ada di Tellu Bamba, Kecamatan Enrekang, tenaga listrik ini seyogyanya menghasilkan 5-8 mega watt.
"Salah satu PLTMH ini dibangun untuk mengantisipasi pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN," jelas Amiruddin.
Namun Amiruddin menambahkan, PLTMH ini sudah dalam proses peninjuan di lapangan. (mir/b)
17 Nov 2009

Film Kiamat 2012 Ala Hollyword...???


Mungkin, apa yang dijelaskan Amidhan ada benarnya. Bahwa film yang menelan biaya produksi sebesar dua ratusan juta dolar atau sekitar 2 trilyun rupiah itu tidak lebih dari sekadar khayalan orang-orang film. Dan itu tidak lepas dari trik bisnis Hollywood untuk meraup uang sebanyak-banyaknya. Dalam tayang selama tiga hari di 105 negara, film ini sudah meraup untung 25 juta dolar.


Kalau dikritisi lebih dalam, film garapan Roland Emmerich ini tidak lebih dari ungkapan ketakutan yang berlebihan terhadap ramalan bencana dari kacamata orang atheis. Film berdurasi 158 menit ini sama sekali tidak menggambarkan kebesaran bahkan keberadaan Tuhan dan kekerdilan manusia. Pesan yang bisa ditangkap dari film ini justru menuhankan ilmu pengetahuan dan kebodohan agama. Artikel aslinya dapat dibaca di sini





13 Nov 2009

Ikan Berkepala Buaya


[news.yahoo.com] Penemuan ikan berkepala buaya yang mengejutkan warga Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya tampaknya memiliki nilai mistis bagi pada salah satu penemunya.

Pasalnya, malam hari setelah penemuan ikan tersebut ia bermimpi aneh. Dalam mimpinya, Suwaji (58) disuruh oleh suara misterius agar mengembalikan ikan aneh temuannya.


"Tapi, kalau tidak dikembalikan ia harus memberinya kembang dan dupa," ujar Suwarni (47), rekan Suwaji yang turut menemukan ikan itu, Kamis (12/11/2009) malam.

Tak hanya itu saja, selain mendengar suara misterius, malam itu juga Suwaji juga langsung kesurupan. Tanpa sadar, Suwaji mengamuk dan sempat masuk tambak.

"Dia berteriak-teriak dan ngamuk, kemudian njebur tambak," ujar Suwrani yang asli Pacitan ini.

Akibatnya, karena kondisinya yang masih belum sadar betul, Suwaji pun akhirnya terpaksa dipulangkan ke Jombang.

"Iya, dia memilih untuk berobat dan terapi di daerahnya," tambah Suwarni.

Kini, ikan misterius berkepala buaya masih disimpan di dalam gubuk milik Sulton (59). Ikan aneh ini menjadi tontonan warga.

Di tempat itu juga disediakan kotak amal untuk perbaikan jalan dan jembatan. Ahmad Qosim (33), salah satu warga mengatakan jika dirinya penasaran dan ingin melihat ikan berkepala buaya tersebut.

"Pada mulanya saya sempat tak percaya, tapi setelah saya lihat sendiri ternyata memang ikan itu sangat aneh," ujar Qosim yang datang bersama istrinya.




12 Nov 2009

Indonesia Kalahkan Cina Taipei 6-0


pssi-football.com - Timnas U-19 Indonesia meraih poin pertamanya dalam Grup F AFC U19 Championship 2010 Qualifiers. Tim asuhan pelatih Cesar Payovich ini menang telak 6-0 atas Cina Taipei di laga ketiga yang berlangsung Kamis (12/11) di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Cesar Payovich melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain yang diturunkan kali ini, terutama di sektor belakang. Ferdiansyah dan Taji Prasetyo mengisi pos yang biasa diisi Syaifudin dan Yerico Cristiantoko. Posisi penjaga gawang pun dipercayakan kepada Tri Windu Anggono. Di lini tengah tak mengalami perubahan, kecuali dipasangnya Sedek Sanaki. Sedangkan lini depan diisi oleh duet Alan Martha dan Syamsir Alam.

Indonesia sudah menekan tim Cina Taipei sejak awal pertandingan. Pada menit ke 6, sebuah umpan melalui kepala dari Syamsir Alam berhasil diteruskan dengan tendangan kaki kiri Alan Martha. Syamsir Alam menggandakan keunggulan Indonesi menjadi 2-0 pada menit ke-20 setelah menaklukkan kiper lawan lewat sepakan terukurnya dari jarak 17 meter. Bola melengkung dari Syamsir tak mampu dijangkau Pan Wen Chieh.

Tiga menit berselang, Ferdiansyah berhasil membobol gawang Pan Wen Chieh melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok dari sisi kiri. Hingga pertandingan babak pertama usai, skor tetap tidak berubah 3-0.

Pada babak kedua, Indonesia tidak menurunkan tekanan. Baru tiga menit berjalan, Syamsir Alam mencetak gol keduanya pada pertandingan ini. Kapten tim Indonesia ini menjebol gawang Cina Taipei melalui sundulan memanfaatkan umpan terukur dari Alan Martha dari sisi kanan pertahanan lawan.

Tak mau kalah dengan tandemnya, Alan Martha kembali mencetak gol keduanya, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 5-0 pada menit ke-57. Gol tersebut tercipta berkat aksi individu Alan Martha yang melewati pemain belakang Cina Taipei sebelum menaklukkan kipper lawan dari sudut sempit. Pesta gol kemenangan Indonesia ditutup oleh gol jarak jauh yang diciptakan oleh Feri Firmansyah menit ke-67.

Hingga pertandingan usai skor tetap tidak berubah, 6-0 untuk kemenangan Indonesia. Dengan hasil ini, posisi Indonesia di klasemen sementara naik ke peringkat empat. (asp)

Skuad Indonesia:
Kiper : Tri Windu Anggono
Belakang : Ferdiansyah, Taji Prasetyo, M Zainal, Alfin Ismail
Tengah : Feri Firmansyah, Abdul Rahman (Novri Setiawan), Rizky Sanjaya, Sedek Sanaki (Vava Mario)
Depan : Alan Martha (Yandi Sofyan), Syamsir Alam (c)

Jadwal & Hasil Pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2010
Match Day 1, Sabtu, 7 November 2009
Indonesia vs Singapura (0-1)
Jepang vs Cina Taipei (4-0)
Australia vs Hong Kong (3-1)

Match Day 2, Senin, 9 November 2009
Jepang vs Indonesia (7-0)
Singapura vs Hong Kong (1-2)
Cina Taipei vs Australia (0-4)

Match Day 3, Kamis, 12 November 2009
Cina Taipei vs Indonesia (0-6)
Australia vs Singapura
Hong Kong vs Jepang

Match Day 4, Sabtu, 14 November 2009
Singapura vs Jepang, Hong Kong vs Cina Taipei, Indonesia vs Australia

Match Day 5, Selasa, 17 November 2009
Australia vs Jepang, Hong Kong vs Indonesia, Cina Taipei vs Singapura
Leave a Reply ShareThis |



Isu Kiamat 2012?


Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung.

Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 2012 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.


Cuplikan artikel di atas seakan memberikan pembenaran bahwa kiamat benar-benar akan terjadi pada tahun 2012. Kalau memang demikian, maka apa yang kita rasakan belakangan ini adalah sebagai sinyalemen tentang keyakinan itu. Belakangan ini, kita merasa udara yang sangat berbeda ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Dan hal ini tidak hanya dirasakan di daerah pantai, tapi hampir menyeluruh, sebut saja Yogyakarta. Daerah Yogyakarta dulu dikenal sebagai daerah yang sejuk, namun 2 tiga tahun belakangan ini berubah drastis.

Benarkah kiamat akan datang tahun 2012? Kalau kita kembalikan ke agama, sebenarnya kiamat itu adalah ketentuan Allah, kepastian waktunya adalah ketetapan-Nya. Tidak ada satupun manusia yang mengetahuinya. Namun, yang dijelaskan kepada kita adalah tanda-tandanya. Tanda akan datangnya kiamat.

Untuk menbaca artikel aslinya, langsung klik di sini



11 Nov 2009

PENTINGNYA REVITALISASI E-GOVERNMENT

Pelaksanaan e-Government (egov) mengalami kamajuan. Namun kemajuan yang dicapai masih pada tingkat dasar tahapan pelaksanaan egov yang baru meliputi peningkatan kemampuan organisasi pemerintahan dan publik dalam mengakses informasi. Dengan kata lain belum terjadi komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, apalagi pertukaran “value” secara maksimal yang menjadi ciri transaksi egov melalui portal informatif.

Penyebab utama kelambanan pengembangan egov di Indonesia adalah: masih rendahnya “awareness” sebagian besar pengambil keputusan akan potensi telematika, khususnya egov dalam mempercepat proses reformasi; ketiadaan prioritas aplikasi yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi; kurangnya konsistensi dan determinasi pelaksana serta belum dilibatkannya secara maksimal instansi terkait; dan struktur tarif Internet yang masih belum mendukung.
Download ulasan di sini

Jogja sebagai Kota Paling Bersih dari Korupsi

Prestasi yang membanggakan. Barangkali tidak ada ungkapan lain yang lebih pas ketika Transparency International Indonesia (TII) menempatkan Jogja sebagai kota yang pelayanan publiknya paling bersih dari korupsi. Dalam publikasinya yang terbaru setelah mengadakan survai di 50 kota seluruh Indonesia, TII memberi skor 6,43 bagi kota Jogja, tertinggi diantara semua sampel yang diambil. Pada survai sebelumnya di tahun 2006 kota Jogja menempati posisi ke-2 dengan skor 5,59.

Komitmen e-gov di Pemda kota Jogja dimulai dengan terbentuknya UPTSA (Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap) pada tahun 2000 yang kemudian berubah menjadi Dinas Perizinan. Intinya adalah upaya untuk menyatukan satuan-satuan yang punya tugas pokok di bidang perizinan di bawah satu SKPD dan kemudian mendukung proses perizinan dengan TIK secara konsisten. Kebijakan ini mulai tahun 2004 juga ditunjang dengan dibentuknya UPIK (Unit Pelayanan Informasi dan Keluhan) yang memungkinkan warga bisa menyampaikan pengaduan secara langsung melalui SMS dan e-mail. Keluhan dan masukan itu selanjutnya ditampilkan dalam website www.upik.jogja.go.id, ditanggapi secara langsung oleh dinas terkait, dan ditindaklanjuti dengan tindakan koreksi.
Simak ulasan lengkapnya sini


10 Nov 2009

Memalukan: Mahasiswa UNM kembali Tawuran di Kampus



Saat banyak mahasiswa berunjukrasa mendukung pemberantasan korupsi, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) malah tawuran antar teman. Mereka saling pukul dan lempar batu di depan kampus.

Tawuran tersebut melibatkan mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) melawan mahasiswa Fakultas Teknik (FT), di kampus UNM Parangtambung, Makassar (10/11/2009). Ratusan mahasiswa memamerkan kebuasannya dengan saling lempar batu di depan mata warga setempat.

Bahkan hujan deras yang turun tak juga menyurutkan nafsu para mahasiswa. Sebaliknya, mereka terus bersemangat saling menyerang.

Tawuran baru mereda setelah berlangsung hampir 2 jam. Ratusan polisi dari Polres Makassar Timur masuk ke dalam kampus untuk menghalau para mahasiswa.

Saat melakukan penyisiran di dalam kampus, polisi menemukan puluhan anak panah, dua busur dan dua bilah parang. Polisi juga mengamankan satu mahasiswa FBS yang kedapatan membawa senjata tajam.

Tawuran tersebut membuat sejumlah mahasiswa terluka. Termasuk satu anggota Reserse Polsek Tamalate terluka di bagian kepala terkena lemparan batu mahasiswa.

Sebelumnya Rektor UNM, Arismunandar, sempat mengeluarkan ancaman akan memecat para mahasiswa yang terlibat tawuran. Namun ancaman itu tidak pernah dilakukan.

Kapolda Turun Tangan

Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Adang Rochyana, turun langsung ke lokasi kejadian. Dia juga mempertemukan pimpinan kedua fakultas di ruang Dekan FBS. Kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan tindakan yang memalukan tersebut.

"Kami akan menindak tegas para pelaku tawuran, ini kriminal murni. Kami sudah memburu 3 DPO terkait tawuran ini," jelas Adang.[yahoo-news]



Tanah Longsor di Palopo, 14 Tewas



Musibah tanah longsor terjadi di Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibat bencana yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (9/11/2009) itu, 14 orang dilaporkan tewas.

Walikota Palopo, HPA Tenri Adjeng yang dihubungi oleh detikcom, mengatakan ada 51 titik longsor di KM 20 hingga KM 30, Jalan poros propinsi dari Palopo menuju Tana Toraja. Hingga pukul 15.00 Wita, tim evakuasi sudah menemukan 14 korban tewas dan mengidentifikasi 15 rumah yang roboh tertimpa tanah longsor.

"Semua korban yang sudah dievakuasi segera dimakamkan, meski beberapa di antaranya sudah tidak bisa dikenali dan beberapa bagian tubuhnya sudah hilang," ujar Tenri Adjeng.

Tenri Adjeng menambahkan proses evakuasi korban longsor saat ini di bawah kendali Kodim 1403 Sawerigading. Alat berat yang diturunkan dalam proses evakuasi baru berupa 1 eskavator dan 1 bulldozer.

"Saat ini kami berusaha meminta bantuan Gubernur dan Menteri Sosial untuk membantu nasib para pengungsi yang kehilangan rumah," ujar Tenri Adjeng.

Sementara itu, posko penampungan korban tanah longsor dipusatkan sementara di gedung Sekolah Dasar di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Palopo. Tim SAR Unhas juga sudah diterjunkan ke lokasi bencana.
[Yahoo.co.id]


8 Nov 2009

PSM Kalahkan Gasma Enrekang


ENREKANG/fajar -- Menggunakan formasi anyar 3-5-2, PSM sukses menundukkan Gasma Enrekang dengan skor 3-0 dalam laga uji coba di Lapangan Lura, Enrekang, Minggu, 8 November. Namun, belum ada jaminan skema tersebut bisa diandalkan di pentas Indonesia Super League.

Berbagai catatan mewarnai performa Handi Hamzah dkk menggunakan skema baru tersebut. Koordinasi antarlini belum padu. Sektor pertahanan masih sering salah dalam reposisi. Akibatnya, Gasma beberapakali mampu menciptakan peluang.

Lini tengah lebih parah. Ciri khas permainan cepat dan keras sama sekali tak terlihat. Daniel Suarez Baroni yang ditempatkan sebagai playmaker, tak mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Dia lebih asyik memainkan sendiri bola daripada berpikir secara tim.

Pelatih PSM, Hanafing mengatakan, lini tengah timnya memang masih perlu banyak pembenahan. "Bola yang seharusnya sudah dialirkan ke depan, justru tertahan. Itu karena pemain tengah terlalu banyak memainkan bola," ujar dia usai pertandingan.

Posisi gelandang sayap kanan yang ditempati Adnan Buyung maupun Hendra Wijaya juga dinilai masih banyak kelemahan. Kedua pemain yang sejatinya seorang bek itu belum mampu memahami peran barunya sebagai gelandang.

Sementara itu, asisten manajer PSW bidang teknik, Abdi Tunggal, mengatakan bahwa para pemain masih terkesan acuh. Usai menguasai dan memberi bola, tidak ada lagi usaha untuk melakukan pergerakan selanjutnya. Membuka ruang, misalnya.

Dalam pertandingan yang disaksikan sekira 1.000-an penonton itu, Hanafing menurunkan semua pemain yang dibawa. Gol-gol kemenangan PSM diciptakan Diva Tarkas, Rahmat, dan Christian Carrasco. (zul)




Download Film Emak Ingin Naik Haji


Beberapa hari yang lalu, saya tanpa sengaja membuka eramuslim.com, di bagian kiri situs tersebut ada gambar yang bertuliskan “Nonton Film Emak Ingin Naik Haji”. Awalnya, saya tidak penasaran dengan judul film ini. Menurutku semua film itu sama, sama-sama bercerita tentang sesuatu peristiwa, peristiwa yang intinya menjadi hikmah bagi kita – kalau kita mau menghayatinya - . Penasaranku mulai muncul ketika membuka channel metro TV tadi pagi, sutradanya diwawancarai. Apa istimewanya sampai-sampai diwawancarai segala, apa segenting kasus cicak versus buaya??? dan yang paling membuatku lebih penasaran lagi adalah pemain yang kemudian berperan sebagai emak turut hadir dalam interview itu. Wah…, apa sih istimewanya..? Penasaran!!!. Telisik telusur di google, saya sedikit mendapat gambaran. Gambarannya seperti ini, maaf, saya copy paste aja dari penulisnya, soalnya saya tidak punya banyak waktu untuk menulisnya, apalagi saya belum menontonnya. Tar kalau banyak bicara malah dikirain sok tahu…he..he..:) So… kita baca aja tulisan teman kita yang sudah melihatnya; ini dia…!

Film ini bercerita tentang seorang Ibu yang biasa dipanggil Emak, yang mempunyai cita-cita mulia untuk naik haji, meskipun hidupnya kurang mampu. Sang anak lelaki (Zein) yang ditinggal istri karena terbelit masalah keuangan, memahami sekali niat dan maksud ibunya, namun nyaris tak bisa apa-apa untuk mewujudkan mimpi ibunya karena ia juga kekurangan. Kemudian Zein didorong rasa putus asa dan sayang ke ibunya, mencoba berbagai cara untuk memberangkatkan ibunya ke Tanah Suci, salah satunya dengan berbuat hal yang tak terpuji.

Emak, seorang wanita paruh baya yang juga sama seperti umat Islam lainnya, sangat ingin menunaikan ibadah Rukun Islam yang kelima, seperti yang setiap tahun selalu dilakukan oleh keluarga Juragan Haji, tetangga Emak yang kaya raya. Tetapi sayangnya, Emak tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mewujudkan keinginannya. Kehidupan Emak sehari-hari hanya bergantung pada hasil jualan kue yang dititipkan di warung atau pesanan orang yang mengadakan syukuran. Kalau beruntung, ada juga sedikit tambahan uang dari Zein, anaknya yang berjualan lukisan keliling hasil karyanya sendiri. Namun, walaupun Emak tahu bahwa naik haji adalah salah satu hal yang mungkin sulit diraih, tetapi Emak tidak putus asa, dia tetap mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk disetorkan ke tabungan haji di bank. Zein, yang melihat kegigihan Emak, juga berusaha dengan berbagai cara untuk dapat mewujudkan keinginan Emak. Apakah ada jalan bagi Emak agar keinginannya terwujud?
Kalau mau download, klik di sini




7 Nov 2009

Data Asrama Pelajar Mahasiswa Sulawesi Selatan (Sul-Sel) di Yogyakarta

Di Yogyakrta terdapat berpuluh-puluh asrama pelajar mahasiswa dari berbagai daeerah di Indonesia. Khusus untuk daerah Sulawesi Selatan ada sekitar 20 asrama baik putra maupun putri. Asrama ini tersebar di seluruh pelosok Yogyakarta. Lima di antaranya adalah asrama provinsi dan selebihnya asrama kota/kabupaten yang ada di sulawesi selatan. Berikut asrama kota/kabupaten yang ada di Yogkyarta ini:



1. Asrama Mahasiswa Massenrempulu Kabupaten Enrekang
Alamat : Jl. Letjend Suprapto Jlagran GT.II No. 387 Yogyakarta
No.Telp :
Weblog : www.kpmmjogja.co.cc

2. Asrama Mahasiswa Bone (FKMB)
Alamat : Jl. Dayu Baru No. 4/ 3 Sleman Yogyakarta
No.Telp : 0274) 7102487
Weblog : www.fkmb-y.blogspot.com

3. Asrama Mahasiswa Wajo (Kepmawa)
Alamat :
No.Telp : 0274)
Weblog : www.kepmawajogja.blogspot.com




Download data asrama pelajar mahasiswa

Pasukan Ramang Tur ke Bumi Massenrempulu


fajar.co.id:PSM punya cara melupakan kekalahan memalukan dari PSPS Pekanbaru. Sabtu, 7 Novemberpagi ini, Handi Hamzah dkk berangkat ke Enrekang. Di sana, mereka bisa bersantai sejenak. Menikmati refreshing di akhir pekan.

Tapi, tujuan utama PSM sebenarnya bukan untuk liburan. Di daerah berjuluk Bumi Massenrempulu itu, PSM bakal melakoni uji coba dengan Gasma Enrekang, tim amatir yang kini berlaga di Divisi Dua. Laga digelar di Lapangan Andi Sosso.

"Gasma yang mengundang PSM. Kita terima karena PSM memang membutuhkan lawan uji coba. Dalam program Pak Hanafing ada tiga kali uji coba yang akan digelar. Nah, melawan Gasma salah satunya," ujar pelatih kiper PSM, Lukman Sulaiman, Jumat, 6 November.

Dalam tur ini, semua pemain diikutsertakan, termasuk para pemain asing. Hanya saja, Daryoush Ayyoubi dan Hendry Nyobi belum bisa dipastikan ikut, karena hingga malam tadi masih berada di Singapura mengurus visa.

Pemain menyambut gembira tur ini. Tak terkecuali Diva Tarkas. Keluarga besar gelandang muda PSM ini berada di Enrekang. "Senang sekali bisa ke Enrekang. Selain beruji coba, kan bisa sekalian pulang kampung," katanya. (zul)






PSM Diarak Puluhan Kilometer di Enrekang

ENREKANG -- Prestasi PSM Indonesia Super League (ISL) boleh jeblok. Tapi nama besar Pasukan Ramang masih menjadi magnet. Tak terkecuali di Bumi Massenrempulu, Enrekang, Sabtu, 7 November. Handi Hamzah dkk disambut meriah. Ratusan orang bahkan menjemput rombongan PSM sejak di perbatasan Sidrap-Enrekang.

Para pemain dan ofisial PSM lalu diarak hingga ke pusat kota. Tiba di rumah jabatan Bupati Enrekang, sambutan meriah lagi-lagi diberikan untuk PSM. Mewakili rombongan; pelatih Hanafing, wakil kapten Handi Hamzah, dan striker Christian Carrasco mendapat pengalungan bunga. Sebuah seremoni istimewa untuk tamu istimewa.

"Ini merupakan kebanggaan masyarakat kami atas kedatangan PSM. Semoga ajang ini bisa memacu dan mendorong semangat sepakbola di Enrekang," ujar Latinro.

Kedatangan PSM ke Enrekang untuk melakoni laga uji coba menghadapi Gasma Enrekang. PSM memanfaatkan ajang ini untuk menguji formasi barunya. Sementara tuan rumah menjadikan laga ini sebagai seremoni pembukaan Turnamen Mendatte Lura Cup ke-VIII, yang dimulai hari ini. Turnamen tersebut akan diikuti oleh sejumlah klub di Enrekang. (zul)