1 Sep 2009

Hari ke-11, Ust. Abu Bakar Ba'asyir

Kedatanan Ust. Abu Bakar Ba'asyir membuat jamaah masjid Syuhada membludak. Masjid yang berlantai 2 ini penuh sesak, hampir tidak ada ruang yang tersisa. Bahkan, sebagian jamaah ada yang sholat di tangga naik masjid. Para Jamaah berbondong-bondong ingin menyaksikan secara langsung ceramah yang disampaikan oleh Amir Majelis Mujahidin Indonesia ini. Amir yang pernah ditangkap beberapa tahun lalu karena dianggap sebagai teroris.

Bulan Ramadhan adalah pahalanya lebih besar dari bulan biasa. Olehnya itu, kita usahakan semaksimal mungkin melaksanakan semua amal sesuai dengan kemampuan kita. Kita melaksanakan sholat jamaah di masjid dan melaksanakan sholat sunnah. Sholat sunnah lebih baik dilaksanakan di rumah. Para sahabat sangat gembira ketika datangnya bulan Ramadhan tetapi ketika akan berpisah mereka menangis. Kenapa mereka menangis? Karena mereka merasa kehilangan, kehilangan kesempatan yang sangat luar biasa untuk melaksanakan ibadah. Belum tentu tahun depan diberi kesempatan. Sambutan pimpinan Pondok Ngruki ini.

Allah memberi hikmah kepada semua hambanya yang Dia kehndaki. Ukuran Allah memberi kebaikan kepada hambanya bukan dengan ukuran nikmat di dunia ini. Bukan harta, bukan jabatan, bukan anak. Justru ketika harta dunia itu diberikan kepada orang kafir, maka itu bukan kebaikan.Bukan. Orang kafir diberi harta itu bukan nikmat dari Allah melainkan siksa di dunia.

Kebutuhan pokok kita bukan hanya kebutuhan perut, makan, minum. Tapi kebutuhan pokok bagi kita umat Islam adalah mengerti Islam. Tentunya sesuai dengan kemampuannya masing-masing, tidak semuanya harus jadi kiyai. Dan bencana yang paling besar bagi kita, bukan tsunami, bukan angin topan, tapi bagi umat Islam adalah bodoh, bodoh tidak mengerti pokok-pokok Islam, jadinya amalnya amburadul.


Untuk lengkapnya silahkan download di sini, formatnya .amr, untuk mengkonversinya ke mp3 atau wav, silahkan download conventernya di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: