17 Sep 2009

Belajar dari orang pintar

Seseorang mahasiswa hendak bertamu di ruang dosen. Dosen ini adalah seorang yang dikenal pintar, dia lulusan Prancis jurusan matematika terapan. Mahasiswa ini kemudian masuk, tanpa basa-basi berdiri pas depan dosen tadi. Belum sempat mengucapkan satu kata, dosennya langsung berkata “Saya lagi sibuk, kenapa?” belum sempat dijawab mahasiswanya, dosennya lantas menyambung, “besok aja ya…, besok agak sore.” Mahasiswa ini pun keluar tanpa mengeluarkan kata-kata. Terlihat dari mukanya kalau dia sedikit kecewa, kecewa karena dianggap sebagai seseorang yang sedang menganggu.


Seharusnya, sebagai seorang yang pintar, sang dosennya berhenti sejenak, bertanya maksud dan tujuan mahasiswa itu, walau tidak harus dijawab dan ditanggapi saat itu juga. Setidaknya, sang dosen menampakkan perhatiannya kepada mahasiswa itu.
Inilah menjadi hikmah bagi mahasiswa, jangan sekali-kali ke ruang dosen kalau terlihat sedang sibuk. Karakter dosen tentu berbeda-beda, tapi kebanyakan super sibuk, baik sibuk mengurus proyek, mengurus mahasiswa, mengurus keluarga dan lain-lain. Jadi, jadilah mahasiswa yang pengertian, mengerti saat-saat yang tepat untuk menemui dosen yang pintar.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: