27 Jul 2009

WARNET

" Satu apa dua, Mas" Aku kebingungan, apa maksud penjaga warnet ini? namun aku hanya diam, karena prinsipku tidak akan mengulang perkataan yang ke dua kali. Aku hanya mengira, kalau 1 atau 2 itu berarti, silahkan pilih sekat nomor 1 atau 2. Aku pun ke sekat nomor 1, belum sampai, "eh..., dua Mas." Saya tidak bareng dengan ini. Jawabku sembari melirik ke anak SMA yang masuk hampir bersamaan denganku. "Oh... saya kira bareng." Aku hanya mengatakan masya Allah, image-nya kok segitunya.

Ada beberapa hal yang membuat saya bingung. Pertama, kenapa penjaga warnetnya langsung mempunyai kepekaan mengatakan 1 atau 2 ? 1 atau 2 itu artinya satu tempat ataukah 2 tempat. Saking parahnya kah pergaulan di tengah kita? Sehingga pacaran atau berdua-duaan dengan lawan jenis dianggap lumrah. Mungkin jawabnya Iya. Kedua, saya tidak sempat memperhatikan anak SMA yang hampir bareng masuk ke warnet, tapi aku melihatnya, melihat saat di parkiran, di situ saya melihatnya seorang anak SMA yang mengenakan kerudung. Pertanyaannya, kenapa kerudung tidak menjadi pelindung bagi kaum hawa?, pelindung dari fitnah. Bungkinkah kerudung hanya sebagai tutup kepala, sehingga keberadaannya hanya sebagai pelindung sinar matahari ataukah agar dapat melanjutkan sekolah ke SMA Muhammadiyah. Mungkin jawabnya juga "IYA". Ketiga, maaf kalau saya sedikit agak egois, saya tidak habis pikir, kalau saya berdua-duan dengan anak tadi, mungkin kepalaku sudah meledak, menanggung beban phikis, beban yang kadang muncul ketika saya memikirkan lawan jenis. jangankan berduaan, menatapnya saja membuat kepala saya rasa ditusuk jarum, nyut...nyut... nyutan. Mungkin hal inilah yang dikatakan Rasulullah, lebih baik saya ditusuk dengan paku api neraka ketimbang melakukan khalwat dengan perempuan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: