8 Jul 2009

MASA KECILKU


Wahai saudaraku, ingatkah kita disaat masih anak-anak. Saat yang paling indah untuk merasakan berbagai permainan. Bermain bersama dengan teman-teman, bercanda, bergurau, berlari kejar-kejaran. Tapi, tahukah kita, bahwa Rasul kita, Rasul yang harus menjadi tauladan kita. Dia Rasulullah yang tidak melakukan sesuatu kecuali yang bermanfaat. Dia yang sejak kecilnya didotrin dengan kerja keras, menuntut ilmu sejak dari dini. Maka masihkah kita bermain-main, bermain seperti anak-anak dulu.

Sungguh kecerdasan dimulai sejak dini. Maka jauhilah bermain-main, ajaklah adik kita, ajaklah anak kita untuk tidak bermain-main. Ajarilah mereka untuk tidak bermain-main. Bujuklah mereka untuk menjauhi bermain-main. Pangkal segala permainan, permainan lidah, permainan otak, permainan otot, adalah berawal dari mainan. Jadikan adik, anak kita sebagai investasi yang jauh dari permainan. Maka masihkah kita mengantarnya ke play group. masihkah kita mengajaknya berjalan-jalan ke mall…!


2 komentar:

  1. play group, salah satu cara untuk mengasah kemampuan si anak.nurut saya yang harus diperhatikan itu pendidikannya dan lingkungannya. klo si anak dibatasi untuk tdk bermain malag akan mengekang apalagi di masa sekarang n sistem sekarang.

    BalasHapus
  2. Islam mengajarkan homeschooling, bukan play group seperti sekarang ini. Saya ada pengalaman mengajar anak TPA di sini, wah...minta ampun nakalnya. Tapi, kita tidak menyalahkan mereka(anak2) itu, kita harus melihat bagaimana latar belakangnya dan menyikapinya dari sudut padang yang berbeda-beda. Saya rasa anda juga tahu...

    BalasHapus

Silahkan Isi Komentar: