5 Jul 2009

Kita dan Anak kita



Wahai saudariku, tidakkah kita menginginkan anak yang sholehah, anak yang patuh kepada Ibu dan Bapaknya. Anak yang kita rindukan walau hanya berpisah sesaat. Anak yang menjadi pelipur lara, anak yang gelih saat kita usap dengan penuh kasih dan sayang. Anak yang melenyapkan suasana gunda. Mata hati mengatakan inilah anak yang kunanti-nanti. Perhiasan yang terindah di dunia ini. Dialah anak sholehah yang akan berawal jika kita mendidiknya sejak dini. Sejak dini dimulai dari diri kita.

Wahai saudariku didiklah anakmu dengan menutup auratmu sejak dini, tutuplah auratmu, hingga laki-laki tidak tergoda karenanya. Tutuplah perhiasanmu, tutuplah hingga menjadi berlian bagi sang kekasihmu kelak. Janganlah engkau umbar, hingga menjadi santapan api neraka jahannam. Sungguh manis senyum sempuhmu, sungguh indah tatap redupmu, membuat mata berbinar-binar saat waktunya tiba. Membuat hati berbunga-bunga saat hijab menyemput.



1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Silahkan Isi Komentar: