23 Jun 2009

Salam untuk Sahabat


Baik teman, saya akan memulai topik baru, tentang kampung halaman kita. Kampung nan jauh di seberang pulau K, bentuknya yang seperti huruk K. Dari peta, kampung kita berada di tengah-tengah huruf K, kalau digambarkan berada pada kedua garis miring tersebut. Bentuk peta kebupatennya seperti bentuk hati, unik bukan..! Tapi kata orang. Sebelum kita mengenal daerah itu secara jauh, saya terlebih dahulu melanjutkan cerita tentang kawasan Bugis dan Tana Toraja. Kedua daerah ini sangat mempengaruhi peradaban yang ada di Enrekang. Sebenarnya Enrekang dulunya terdiri dari kerajaan-kerajaan, tapi saya kurang tahu nama kerjaannya, soalnya tidak pernah dibahas dalam pelajaran SD, SMP, SMA dulu. Yang dipelajari justru kerjaan-kerajaan pra Islam, kerajaan hindia belanda, masa penjejahan belanda, Jepang, NICA. Itu pelajaran IPS saat masih di SD. Menginjak SMP, nah ini yang membingungkan, memutar fakta 180 derajat. Tentang teori Evolusi. Wah...dulu aku paling malas belajar pelajaran sejarah, karena yang dipelajari adalah manusia purba, termasuk manusia purba yang ada di Indonesia, Mojokertonisis, Soloensis, dll. Suatu pembodohan sejagat yang dimotori Darwin Cs. Saya yakin anda tahu tentang teori Darwin, karena teori ini erat kaitannya dengan jurusan yang ada logi-loginya.Tapi, ini hanya pendapat saya, karena saya sendiri kurang tahu dengan banyaknya cabang ilmu dibidang Sosiologi.

Berkaitan dengan kerajaan-kerajaan di Enrekang, kami juga tidak tahu persis, karena orang tua kami bukan keturunan raja atau bangsawan. Keturunan bangsawan di daerah Bugis biasanya diawal namanya ada title ANDI. Di samping itu, orang tua dulu tidak banyak bercerita tentang kerajaan, karena yang paling sering kami dengar adalah petualangan mereka saat mendaki gunung.., melewati lembah..., sungai mengalir indah ke samudra…bersama teman berpetualangggg... nana.. nana.. nana.. nana.. nanaaaa... lho kok malah nyanyi lagu ninja Hatori. Lanjut, masuk hutan, bersembunyi di dalam gua, berpindah dari tempat satu ke tempat lain untuk menghindari gerombolan. Nama gerombolan ini sering kami dengar, gerombolan berarti sekelompok orang penyerang. Gerombolan biasanya diidentik dengan penjajah Belanda, atau kalau nenek kami menyebutnya NIPPON. Beberapa bulan yang lalu, heranku bukan main, ketika seseorang mengisi pesan di guestbook weblog. Dalam pesannya dia meminta alamat email. Setelah kuterjemahkan bahasanya,. Kucoba kucari tahu, tapi aku hanya menemukan sebuah weblog yang dijudul bannernya tertulis KERAJAAN INDONESIA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: