19 Apr 2009

Rebutan Gadis, Oknum Polisi-Pelajar Baku Pukul

ENREKANG, Upeks--Berjalannya waktu kasus perkelahian antara oknum polisi Polres Enrekang, dengan oknum pelajar SLTA setelah seminggu terjadi mulai menunjukkan rekonsiliasi.

Meski para pihak yang terlibat, khususnya dari keluarga oknum pelajar Akbar dan henrianto (Hendrik), dirasakan berlangsung berat sebelah.
"Perkelahian ini melibatkan oknum polisi dan pelajar, tapi hanya memberi penahanan sepihak tanpa menyertakan polisi untuk di tahan juga," ungkit NY, salah satu keluarga pelajar.

Keheranan warga pun menyeruak, atas perlakuan tebang pilih penahanan yang dilakukan Polres Enrekang. Dalam kasus ini, bermula perkelahian terbuka sekitar Masjid Taqwa Kota Enrekang, yang dipicu soal sepele saling rebut cewek.
Adalah Bripda Henrianto rekan-rekannya, yang baru keluar pendidikan polisi mulai unjuk diri berseteru dengan pelajar, Akbar, teman sejawat Eko. Dari informasi yang dihimpun, bermula dari cekcok mulut antara Bripda Henrianto dengan Akbar, yang bersaing memperebutkan perhatian cewek.
Dengan percaya diri, oknum polres itu mencaci maki Akbar dengan kata kotor, yang saat itu lagi bersama Eko. Perbuatan tidak menyenangkan itu, tak mendapat tanggapan serius, tapi berselang hari kelakuan sama diulang Bripda Henrianto. Provokasi merasa diremehkan, pelajar Eko dan Akbar yang lagi berkendara roda dua, terpaksa berhenti tepat di depan Masjid Taqwa.
"Provokasi oknum polisi itu berlanjut, malah akhirnya saling tinju dengan Eko",kata NY. Keributan pecah yang sempat dilerai massa, tak memuaskan Bripda Henrianto, selain melapor dipukul oleh pelajar juga mengundang sepickup petugas SPK polres untuk mengejar oknum pelaku.
Kini pelajar (Eko) yang diduga terlibat pemukulan, langsung dibekuk aparat dan sudah seminggu ditahan, warga tetap menyayangkan oknum polisi justru bebas sanksi.
Ambivalen polisi dalam penanganan kasus ini bagi pihak keluarga Akbar dilapor balik atas tindak perbuatan tidak menyenangkan. Saat dikontak, Kasat Samapta, AKP Sugianto, untuk dikonfirmasi terkait dugaan keluarnya aparat dari pos SPK Polres bersama dengan Bripda Henrianto, masih sibuk. "Dari upaya hukum itu malah Eko yang kini ditahan segera bebas dari sel tahanan polres, untuk persiapan ujian," katanya. (Syamsul Khaliq)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: