22 Des 2008

Jon Favreau, Penulis Pidato Obama

KELAK setelah Barack Obama dikukuhkan sebagai Presiden AS, maka Jon Favreau akan menjadi Director of Speechwriting di Gedung Putih. Pria 27 tahun itu akan menjadi ketua tim penulis naskah pidato Presiden AS termuda sepanjang sejarah. Alumnus Holy Cross Worcester, Massachussetts ini menjadi penulis pidato Obama sejak 2004, tak lama sesudah ia terpilih sebagai Senator Illinois.




Pertemuan pertama Favreau dengan Obama berlangsung di kafetaria Capitol Hill, di mana ia diperkenalkan oleh Robert Gibbs. Kala itu Favreau baru saja mengalami kekecewaan karena bosnya, John Kerry kalah dalam Pilpres 2004. Semula ia ragu membantu Obama, pria yang telah menulis buku-buku best seller dan piawai berorasi. Belakangan ia merasakan banyak kecocokan dengan Obama. Waktu akan direkrut, Obama tak menanyai latar belakang Favreau, pria kelahiran 6 Juni 1981. Ia hanya menanyakan motivasinya. Saat ditanya apakah ia menggunakan teori tertentu, Favreau dengan lugu menjawab bahwa ia tak pakai teori. Menurutnya pidato tak perlu teori, yang penting bisa menyentuh hati audiens. Kini Favreau memiliki banyak pembantu, termasuk Adam Frankel, Sarah Hurwitz dan Ben Rhodes. Favreau senang tampil kasual dengan kaos dan jeans. Saat membuat naskah pidato, ia menggunakan laptop, Blackberry ditemani kopi. Paling sering ia menulis naskah pidato di kedai Starbuck di Penn Quarter. Ia selalu dikejar-kejar deadline terutama dalam 18 bulan terakhir, saat mendampingi Obama berkampanye. Ia senang bekerja dengan Obama, karena presiden terpilih itu pragmatis. Kadang Obama menelepon Favreau memberi petunjuk mengenai materi apa yang ingin disampaikan di suatu acara. Selama 30 menit, mereka berdiskusi. Paling sering mereka berkomunikasi lewat email. Favreau juga mempelajari pidato-pidato mantan presiden. Menjelang Pilpres 2008, Favreau membuat dua naskah pidato, pidato kemenangan dan kekalahan. Obama meminta pidato itu panjangnya antara 15 sampai 20 menit. Menjelang deadline, ia bekerja 16 jam sehari. Kadang ia berkonsultasi dengan Peggy Noonan, penulis pidato Reagan. Kadang Favreau stres dan Obama menghiburnya. Presiden AS itu memercayai instink Favreau.Sumber: kr/22/12/08.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: