13 Sep 2008

Apa jadinya kaum dipimpin pemimpin bodoh

Dalam diskusi di milis anak maspul ,atau sebuah perbincangan yang menarik dan sedikit menyinggung PEMDA dan kita pada umumnya, kutipannya seperti berikut:

kemaren saya dari kampoeng, skalipun hanya 2 hari tapi sy sempat
keliling2 dan singgah dibeberapa tempat kawan lama. yg menarik bagi
saya adalah ramenya orang bicara ttg CALEG pemilu 2009, seramai atribut partai yg ada dimana2. dari cerita kawan2, sya dapat info klo
dikampung skarang ini lg demam caleg, "nulai dari tukang ojek,
pedagang pasar, pensiunan pejabat hingga BUPATI SKARANG, jadi caleg
diberbagai partai" kata teman saya itu...

saat diperjalanan pulang yg sy pikirkan adalah "seperti apa kwalitas
anggota legislatip di kab enrekang nanti" sebab hampir pasti beberapa
diantara mereka yg beruntung, mungkin situkang ojek, juga mungkin para
pensiunan yg sbenarnya sdh ga enerjik lagi ato bahkan mungkin si bapak
bupati yg jadi...???

diam2 sy berharap dalam hati, semoga mereka2 yang maju sebagai caleg
murni karena panggilan nurani untuk mengawal kepentingan dan agenda2
masyarakat, bukan utk meniti karier juga bukan utk jadi broker proyek....

demikian hal ini sy tulis sebagai bahan brainstorming buat kita smua,
lalu gimana tanggapan anda semua thdp penomena diatas???

Gimana jadinya Enrekang??? mungkin baiknya kita merenungi hadist nabi
SAW : Abu Hurairah r.a. berkata, "Ketika Rasulullah saw. di suatu
majelis sedang berbicara dengan suatu kaum, datanglah seorang kampung
dan berkata, `Kapankah kiamat itu?' Rasulullah terus berbicara, lalu
sebagian kaum berkata, `Beliau mendengar apa yang dikatakan olehnya,
namun beliau benci apa yang dikatakannya itu.' Dan sebagian dari
mereka berkata, `Beliau tidak mendengarnya. ' Sehingga, ketika beliau
selesai berbicara, maka beliau bersabda, `Di manakah gerangan orang
yang bertanya tentang kiamat?' Ia berkata, `Inilah saya, wahai
Rasulullah.' Beliau bersabda, `Apabila amanat itu telah disia-siakan,
maka nantikanlah kiamat.' Ia berkata, `Bagaimana menyia-nyiakannya? '
Beliau bersabda, `Apabila perkara (urusan) diserahkan (pada satu
riwayat disebutkan dengan: disandarkan 7/188) kepada selain ahlinya,
maka nantikanlah kiamat."

Inilah yang terjadi KEHANCURAN,. ..KEHANCURAN ... KEHANCURAN ATAU KIAMAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: