18 Feb 2008

Laporan Muhibah Ilmiah KPMM




Kegiatan ini dilaksanakan sebagai manifestasi dari program kerja Keluarga Pelajar Mahasiswa Masserempulu Jogjakarta Tahun Kepengurusan 2007/2008 dan kegiatan ini berlangsung dari tanggal 28 s.d. 31 Januari 2008. Dalam pelaksanaannya, menekankan pada 3 tujuan utama. Pertama : sebagai ajang silaturrahmi kepada “guru-guru” dan kepada siswa kelas tiga. Kedua: Memperkenalkan Jogjakarta secara umum, dimana Jogjakarta sejak dulu dikenal sebagai kota pendidikan di Indonesia. Kegita: Memperkenalkan Perguruan Tinggi yang ada di Jogjakarta sehingga penipuan lewat brosur dapat diantisipasi sejak dini.
Proses sosialisasi di bagi menjadi 4 tahap, tahap pertama dilakukan di Kecematan Alla. Tahap kedua: diadakan di Kecamatan Anggeraja. Tahap ketiga: diadakan di Kecematan Baraka. Tahap keempat diadakan di Kecematan Enrekang dan Maiwa.
Harapan dengan adanya muhibah ilmiah ini adalah siswa kelas 3 mengetahui faktor pertimbangan memilih perguruan tinggi, karena begitu banyak perguruan tinggi di indonesia saat ini. Perguruan tinggi tersebut ada lebih dari 1465+ Perguruan Tinggi (PT). Faktor pertimbangan yang dimaksud meliputi 3 hal :

Minat; Hampir boleh dipastikan, tidak ada mahasiswa yang berhasil dalam studinya jika itu bertentangan dengan minatnya. Orang lain, termasuk orang tua, boleh memberikan saran atau masukan apapun, tetapi andalah yang akan menjalani sekian tahun proses belajar di perguruan tinggi. Sudah terlalu sering kita mendengar kegagalan mahasiswa karena ketidakcocokan dengan bidang studi yang diminatinya. Jangan sampai hal ini terjadi pada anda.


Biaya; Kemampuan keuangan sangat menentukan pilihan anda. Ini adalah faktor terpenting berikutnya yang harus anda perhitungkan. Kuliah di perguruan tinggi melibatkan banyak komponen biaya. Anda mungkin geleng-geleng kepala kalau disebutkan yang berikut ini, mulai uang pendaftaran, uang gedung, uang kuliah pokok, uang SKS, uang praktikum, uang ujian, uang jaket, uang buku, uang kesehatan, uang KKN, uang skripsi, uang ini, uang itu........ you name it. Belum lagi biaya-biaya tidak langsung, seperti biaya kos, biaya hidup, biaya transportasi, biaya buku, biaya foto copy, dan lain-lain. Kalikan itu dengan sekian tahun masa kuliah anda.
Sebelum melakukan pendaftaran, tanyakan semua komponen biaya yang harus anda bayarkan di PT yang bersangkutan. Ingat untuk kuliah anda tidak hanya membayar uang kuliah saja. Tanyakan juga waktu pembayarannya. Biasanya PT memberlakukan sistem pembayaran yang diharapkan tidak memberatkan mahasiswa, misalnya uang gedung boleh diangsur sekian kali, uang kuliah pokok dan uang SKS tidak dibayarkan bersamaan, dan lain sebagainya. Perhitungkan semuanya jika anda tidak ingin gagal karenanya.

Prospek; Dari ratusan program studi yang ditawarkan oleh PT, tentu tidak semuanya menjanjikan prospek pekerjaan yang cerah di masa mendatang, 4 - 6 tahun sesudah anda menginjak bangku kuliah. Anda dituntut untuk dapat memprediksi prospek bidang studi yang anda pilih dalam memasuki lapangan pekerjaan sesudah anda lulus nanti. Sebagai contoh, pemerintah pernah menyatakan program studi hukum sebagai jurusan yang sudah jenuh karena jumlah perguruan tinggi penyelenggara dan jumlah mahasiswa yang mengambil program studi ini. Anda harus sangat istimewa di bidang ini untuk dapat bersaing dengan sekian banyak lulusan lainnya.

Apakah hal itu masih berlaku sekarang? Di era reformasi ini kita banyak melihat kasus-kasus hukum yang mulai mencuat ke permukaan. Orang bicara mengenai hak, kewajiban dan tanggung jawab. Banyak buruh melakukan demo menuntut haknya dipenuhi. Selesaikan secara hukum. Banyak perusahaan dan bank yang memerlukan penyelesaian hukum untuk menuntaskan permasalahan sesudah krisis ekonomi ini. Bukankah logis kalau hal-hal tersebut diselesaikan oleh para sarjana hukum?

Kita lihat juga jurusan pertanian dan kelautan. Sesudah sektor industri dan perbankan terpuruk akhir-akhir ini, orang mulai melirik lagi sektor pertanian. Jumlah penduduk Indonesia yang demikian besar, dan semuanya butuh makan setiap hari, menuntut tersedianya bahan pangan yang cukup untuk itu. Dan bukankah Tuhan memberikan tanah yang demikian subur kepada bangsa kita? Kenapa kita kalah dari Thailand misalnya dalam produksi hasil pertanian?

Bukan hanya tanah subur yang Tuhan berikan kepada kita, tetapi juga laut yang sangat luas dan kaya. Pemerintah pun menyadari hal ini dengan menunjuk seorang menteri yang bertugas untuk mengeksplorasi potensi kelautan Indonesia. Apakah bidang tersebut masih prospektif 5 tahun yang akan datang? Hei.... kita baru saja mulai.

Globalisasi? Tentu saja ini akan sangat menentukan wajah dunia masa datang. Perdagangan bebas, banyaknya perusahaan asing yang masuk ke Indonesia (di antaranya karena aset negara kita terpaksa dijual kepada mereka!), semuanya menuntut standar dunia juga. Bahasa asing (bukan hanya bahasa Inggris), perdagangan internasional, lingkungan, peralatan berteknologi tinggi, komputer, internet, dan banyak lagi akan menjadi tuntutan yang tak terhindarkan.
Pembiayaan yang menjadi peggerak kegiatan diperoleh dari perguruan tinggi yang menjadi sponsor kegiatan ini. Sebagian dana juga diperoleh dari pengajuan proposal ke Pemda Kabupaten Enrekang.

Sampai dengan akhir acara, masih ada beberapa sekolah yang belum kami kunjungi, diantaranya SMA Neg. 1 Enrekang, PPM Darul Falah Enrekang, MA Muh. Enrekang, SMA 45 Sossok.
Jumlah Sekolah yang dikunjungi sebanyak 11 SMA/SMK dan jumlah peserta kurang lebih 1.160 Siswa/siswi.

Ucapan terima kasih panitia sampaikan kepada Ykh:
1. Ketua DPRD Kab. Enrekang, Bapak Ahmad Anggoro atas kesedian menerima kunjungan KPMM Jogjakarta.
2. Pemda Kabupaten Enrekang atas kesediaan memberikan sebagian pembiayaan kegiatan Muhibah Ilmiah KPMM Jogjakarta.
3. Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang yang telah memberikan rekomendasi proses pelaksanaan muhibah ilmiah.
4. Kepala Sekolah SMA/SMK se Kabupaten Enrekang yang menerima dan mengijinkan KPMM Jogjakarta untuk audiens dengan para siswa kelas 3.
5. Seluruh Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Jogjakarta (IKAJO).
6. Seluruh Panitia Muhibah Ilmiah KPMM Jogjakarta.
7. Seluruh pihak yang telah membantu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Isi Komentar: